Senin 02 Desember 2019, 12:08 WIB

Penjualan Tiket Nataru Capai 40 Persen

Hilda Julaika | Ekonomi
Penjualan Tiket Nataru Capai 40 Persen

ANTARA FOTO/Didik Suhartono
Direktur Utama PT Kereta Api Indonesia (Persero) Edi Sukmoro (kiri) bersama Direktur Pengelolaan Sarana Azahari (kanan) meninjau gerbong

 

PENJUALAN tiket kereta api untuk Natal dan Tahun Baru (Nataru) diperkirakan sudah terjual sebanyak 30-40%. Direktur Utama PT KAI Edi Sukmoro mengatakan pembelian tiket oleh penumpang sudah bisa dilakukan 30 hari sebelum keberangkatan.

"Sekarang ini sudah tanggal 2 sehingga mestinya pembeliannya itu sudah mulai berangsur meningkat. Karena ini keberangkatannya kalo Nataru dari tanggal 19 desember kita operasi sampai Januari. Ini mungkin kurang lebihnya 30-40% tiketnya sudah kebeli," ujar Edi, Senin (2/11).

Berdasarkan ketersediaan tempat duduk, Edi memprediksi akan terjadi kenaikan penumpang kereta api hingga 4%. Yakni, dari 5,6 juta penumpang menjadi 5,9 juta penumpang.

Lebih lanjut, Edi menjelaskan untuk relasi kereta api paling tinggi yakni, Surabaya, Yogyakarta dan Solo. Ketiga kota ini merupakan relasi paling laris dan disukai penumpang.

Baca juga: KA Dharmawangsa Rute Pasar Senen-Surabaya Beroperasi

Untuk memenuhi kebutuhan ini, PT KAI meluncurkan beberapa armada kereta baru. Di antaranya, KA Dharmawangsa Pasar Senen- Surabaya Pasar Turi (PP), Anjasmoro relasi Pasar Senen- Yogyakarta- Jombang (pp), Fajar Utama Solo relasi Pasar Senen Solo (pp), KA Argo Wilis sebelumnya Surabaya Gubeng- Bandung (pp), kini mengalami perpanjangan relasi menjadi Surabaya Gubeng-Bandung-Gambir (pp), dan KA Mutiara Selatan sebelumnya Malang Surabaya Gubeng-Bandung (pp), kini mengalami perpanjangan relasi menjadi Malang- Surabaya Gubeng-Bandung-Gambir (pp).

"Kalau sampai akhir tahun nanti yang pasti dengan kereta relasi baru ini, pasti ada kenaikan jumlah penumpang. Mengawali ini nanti juga untuk memberikan pelayanan kepada saudara kita yang nanti akan berlibur Natal tahun baru, kan libur mereka, nah ini sudah kita siapkan," tegasnya.

Sementara itu, perihal fasilitas double track untuk jalur utara menurut keterangan Edi sudah tuntas. Termasuk rute Jakarta-Surabaya. Adanya double track ini disinyalir bisa semakin membuat jumlah penumpang mengalami peningkatan. Sedangkan untuk jalur selatan, sudah ada yang menggunakan double track namun ada yang masih single track.

"Kita doakan agar jalur selatan dan utara bisa double track semua sehingga kapasitasnya meningkat," harapnya.(OL-5)

Baca Juga

Antara/Andreas Fitri

Pemerintah Siapkan 6 Kawasan Industri Halal

👤Insi Nantika Jelita 🕔Selasa 24 November 2020, 17:19 WIB
Upaya tersebut bertujuan mendongkrak pasar produk halal di Tanah Air, serta mewujudkan Indonesia sebagai pusat ekonomi syariah...
DOK KEMENTAN

Kementan Dukung Konsep One Health Cegah Resistensi Antimikroba

👤mediaindonesia.com 🕔Selasa 24 November 2020, 17:06 WIB
Jika aturan diterapkan dengan baik, penggunaan antimikroba akan menurun dari 80% menjadi 50% di tahun...
ANTARA FOTO/Syifa Yulinnas

CPOPC Harap Ada Investigasi atas Laporan Dugaan Kekerasan Seksual

👤mediaindonesia.com 🕔Selasa 24 November 2020, 16:48 WIB
Penting bagi pemerintah dan pemangku kepentingan terkait untuk mengungkap kebenaran dugaan pelanggaran serius...

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya