Senin 02 Desember 2019, 06:50 WIB

Jadi Auditor IMO Tegaskan Mutu BPK

(Pra/E-3) | Ekonomi
Jadi Auditor IMO Tegaskan Mutu BPK

ANTARA FOTO/Aprillio Akbar/foc
BPK TERPILIH SEBAGAI AUDITOR EKSTERNAL IMO: Ketua Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) Agung Firman Sampurna (tengah)

 

Terpilihnya Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) secara resmi sebagai auditor eksternal International Maritime Organization (IMO) untuk periode 2020-2023 dalam sidang IMO Assembly di London, Inggris, Jumat (29/11) menegaskan kompetensi lembaga di ranah internasional.

"Pencapaian itu menggambarkan kompetensi BPK kini sudah diakui secara internasional," tegas Kepala BKP Agung Firman Sampurna, Sabtu (30/11).

Pencalonan BPK sedianya didasari beberapa kelebihan yang dimiliki lembaga itu sebagai institusi pemeriksa pengelolaan dan tanggung jawab keuangan negara.

BPK memiliki banyak pemeriksa yang telah mengantongi sertifikasi profesi Chartered Accountant, Certified Public Accountant, Certified Fraud Examiner, dan Certified Information System Auditor. BPK juga memiliki banyak pengalaman memeriksa sektor maritim nasional dan berpengalaman di lingkup komunitas Supreme Audit Institution (SAI) internasional.

Dengan terpilihnya sebagai external auditor, BPK nantinya akan memeriksa laporan keuangan dan kinerja organisasi IMO yang meliputi kegiatan pelayaran, perdagangan, serta kepentingan khusus dalam trasnportasi dan navigasi maritim.

Selain itu, BPK juga akan memeriksa dua institusi pendidikan di bawah IMO, yakni World Maritime University (WMU) dan lnternational Maritime Law Institute (IMLI).

Jasa pemeriksaan yang ditawarkan oleh BPK bukan hanya pemeriksaan keuangan, melainkan juga pemeriksaan kinerja yang tidak ditawarkan oleh negara lain.

Menteri Luar Negeri Retno Marsudi saat ditemui di Kantor BPK mengatakan, dalam proses penjaringan, BPK mengalahkan dua kandidat dari dua negara lainnya, yakni Inggris dan Italia. "Ini menjadikan Indonesia sebagai negara ASEAN pertama yang terpilih sebagai auditor eksternal IMO," ujarnya. (Pra/E-3)

Berita Terkini

Read More

Poling

Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) menggunakan sistem zonasi menimbulkan polemik di tengah masyarakat. Setujukah Anda dengan kebijakan zonasi tersebut?





Berita Populer

Read More