Senin 02 Desember 2019, 04:40 WIB

Optimistis Bisa Raih Hasil Maksimal

(Beo/R-1) | Olahraga
Optimistis Bisa Raih Hasil Maksimal

ANTARA FOTO/Nova Wahyudi/pd.
Menpora Zainudin Amali

DI hari pertama SEA Games 2019, target di beberapa cabang meleset. Wushu dan angkat besi gagal memenuhi harapan merebut emas di hari pertama.

Namun, hal itu sama sekali tidak mengurangi keyakinan Menteri Pemuda dan Olahraga Zainudin Amali bahwa kontingen Indonesia bisa meraih hasil terbaik di Filipina. Berikut petikan wawancaranya.

Ada target yang meleset dari wushu. Juga di cabang lain. Bagaimana pandangan Anda?

Di olahraga, kita bisa bikin target, tapi tidak bisa pastikan benar apakah bisa achieve atau tidak. Ada yang tidak ditarget, misal polo air, ternyata dapat (emas). Sebaliknya, ketika diprediksi, ternyata gagal.

Bagaimana kesempatan Indonesia?

Saya rasa para atlet dalam kondisi siap. Jadi, kita masih optimistis. Apa yang penting ialah fokus, apa yang sudah berlalu tidak perlu dipikirkan, pikirkan pertandingan yang akan dihadapi.

Indonesia kali ini mengirimkan lebih banyak atlet junior yang belum banyak pengalaman. Apakah itu akan memengaruhi target?

SEA Games ialah sasaran antara menuju Olimpiade. Kita ingin jadi tuan rumah Olimpiade 2032. Kita siapkan atlet belasan tahun usianya sehingga pada 2032 dalam kondisi puncak. Junior sekarang butuh pengalaman dari atmosfer internasional. Jangan jadi juara kandang.

Apa yang Anda lakukan agar target bisa tercapai?

Selama di Filipina, saya akan keliling berbagai arena pertandingan. Semoga kehadiran saya bisa bikin atlet bersemangat. Saya datang juga bermaksud untuk memberikan solusi jika ada masalah. Meski saya tidak bisa setiap hari di Filipina, saya upayakan selalu di tengah kontingen.

Saran apa yang suka disampaikan ke para atlet?

Mereka saya kira tetap semangat. Saya selalu bilang mereka harus konsentrasi untuk bertanding, mereka tidak usah mikir hal nonteknis. (Beo/R-1)

Berita Terkini

Read More

Poling

Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) menggunakan sistem zonasi menimbulkan polemik di tengah masyarakat. Setujukah Anda dengan kebijakan zonasi tersebut?





Berita Populer

Read More