Minggu 01 Desember 2019, 22:23 WIB

Dukung Perekonomian Jatim, Asetku Ikut Fintech Exhibition 2019

mediaindonesia.com | Ekonomi
Dukung Perekonomian Jatim, Asetku Ikut Fintech Exhibition 2019

Istimewa
Perusahaan fintech Asetku menjadi peserta Fintech Exhibition 2019 di Surabaya, Jawa Timur. 

 

ASOSIASI Fintech Pendanaan Bersama Indonesia (AFPI) kembali menyelenggarakan Fintech Exhibition 2019 di Surabaya, Jawa Timur. 

Fintech Exhibition Surabaya 2019 merupakan acara edukasi yang dikemas dengan pemeran, hiburan, dan talkshow seputar industri financial technology (Fintech). Acara yang berlangsung selama tiga hari pada 29 November-1 Desember 2019 diadakan di SCC Pakuwon Trade Center, Surabaya

Acara tersebut didukung Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dan puluhan platform fintech peer to peer lending (P2P) yang telah terdaftar dan diawasi OJK salah satunya Asetku. Asetku turut aktif berpartisipasi di setiap kesempatan dalam upaya meningkatkan inklusi dan literasi keuangan digital Indonesia.

Jimmi Adhe Kharisma, Chief Risk Officer (CRO) Asetku mengatakan acara itu merupakan wadah yang tepat untuk masyarakat mengetahui fintech.

Menurut Jimmi, bukan hanya mengetahui industri ini namun juga lebih mengenal akan fintech legal dan waspada fintech ilegal. Melalui acara ini diharapkan masyarakat dapat memilih fintech yang aman sebelum menggunakan layanan keuangan digital.

“Yang utama itu pastikan masyarakat menggunakan fintech lending yang telah terdaftar dan diawasi oleh OJK agar aman dan terhindar dari praktik-praktik ilegal yang dapat merugikan. Bukan hanya merugikan calon pengguna namun juga merugikan industri ini, karenanya acara seperti ini jangan sampai disia-siakan oleh arek-arek Surabaya,” papar Jimmi.

Jawa Timur merupakan salah satu provinsi yang menjanjikan bagi industri fintech. Menurut data OJK, penyaluran dana ke peminjam seluruh Indonesia dari 144 platform P2P Lending mencapai 60 trilliun per Oktober 2019.

Penyaluran dana ke peminjam di Jawa Timur (Jatim) 10% dari total penyaluran dana yaitu sekitar Rp6 triliun. Dari total Rp6 triliun tersebut, 9,1% berasal dari penyaluran dana Asetku di Jatim.

Penyaluran Dana Asetku di Jawa Timur

Jatim menjadi provinsi ketiga terbesar setelah DKI Jakarta dan Jawa Barat berdasarkan akumulasi jumlah pinjaman yang telah diberikan kepada peminjam.

“Saat ini total penyaluran dana yang diberikan kepada peminjam Jatim mencapai Rp543 miliar per Oktober 2019. Bukan hanya penyaluran dana ke peminjam Jatim yang cukup memuaskan, namun juga dana yang berasal dari pendana atau lender Asetku di Jatim mencapai Rp485 miliar,” papar Jimmi.

Jumlah pinjaman yang diberikan pendana di Jatim juga menjadi provinsi ketiga terbesar berdasarkan jumlah akumulasi dana.

Dari sini bisa kami simpulkan bahwa masyarakat Jatim khususnya Surabaya sudah cukup aware akan layanan fintech P2P lending baik dari sisi peminjam maupun dari sisi pendana”

Bukan hanya di Jatim, Asetku juga menyalurkan dana ke seluruh Indonesia. Saat ini jumlah dana yang telah disalurkan mencapai Rp4,8 triliun sejak berdiri hingga saat ini. (RO/OL-09)

Berita Terkini

Read More

Poling

Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) menggunakan sistem zonasi menimbulkan polemik di tengah masyarakat. Setujukah Anda dengan kebijakan zonasi tersebut?





Berita Populer

Read More