Minggu 01 Desember 2019, 11:08 WIB

Grup Boyce Avenue Kembali Penuhi Dahaga Penggemarnya di Jakarta

mediaindoneasia.com | Hiburan
Grup Boyce Avenue Kembali Penuhi Dahaga Penggemarnya di Jakarta

Istimewa
Grup musik Boyce Avenue akan menjadi co-headliner di Jakarta Sound Flare Xperience Past-Present-Future Music Festival 2020.

 

GRUP musik Boyce Avenue salah satu band indie terbesar di dunia ini akan menjadi co-headliner di Jakarta Sound Flare Xperience Past-Present-Future Music Festival yang diadakan di Gambir Expo Kemayoran, Jakarta pada 1- 2 Februari 2020.

Kedatangan Boyce Avenue, band asal Sarasota, Negara Bagian Florida, Amerika Serikat (AS), untuk menggelar konser di Indonesia adalah bukan yang pertama tetapi untuk kedua kalinya.

“Kami memilih mereka karenatingginya permintaan fans mereka, “ ujar Nandi Prodjosemedi dari Adhitama Live pada keterangan pers di Jakarta, Minggu (01/12/2019).

Trio bersaudara Manzano--Alejandro (lead vocal, gitar dan piano), Fabian (gitar, vocal) serta Daniel (bass, perkusi vocal)--dikenal luas sebagai band pop-melodik rock ini menjadi sangat populer karenamemiliki akar akustik yang kuat.

Dibentuk pada tahun 2004, mereka mulai mem-posting video ke YouTube dan menangguk kesuksesan besar. Sekarang mereka memiliki 4,8 miliar YouTube viewer dan 13,2 juta subscribers, yang membuat chanel mereka salah satu yang terpopuler di dunia.

Boyce Avenue juga memiliki 500 ribut pengikut Twitter dan hampir 3 juta pelanggan Facebook.Berangkat sebagai sensasi internet dengan mengcover-version lagu penyanyi lain, banyak fans justru lebih suka dengan versi mereka dan beberapa menjadi hits di YouTube seperti ‘We Can’t Stop’ (Miley Cyrus) 181 juta viewer, ‘Mirrors’ (Justin Timberlake) 175 juta viewer, ‘When I Was Your Man’ (Bruno Mars) 114 juta viewer, dan ‘A Thousand Years’ (Christina Perri) 104 juta viewer.

Lagau yang terbaru mereka unggah ke YouTube di antaranya ‘Girls Like You’ (Maroon 5), ‘Save A Life’ (The Fray) dan ‘Iris’ (Goo Goo Dolls). Salah satu keberhasilan mereka yang layak dicatat adalah keberhasilan mereka saat menjadi band pembuka One Direction pada 2012.

Boyce Avenue mengatakan,”Kami sudah tidak sabar untuk perform di Sound Flare Xperience Past-Present-Future Music Festival, setelah terakhir main di Jakarta, pada tahun 2014”.

Mereka juga berjanji akan memainkan lagu cover terpopuler beserta karya asli mereka. Sejumlah musisi dari Tanah Air juga akan meramaikan Sound Flare Xperience Past-Present-Future Music Festival.

Grup domestik Yovie & Nuno siap mengajak penonton berteleportasi kemasa lalu, masa kini dan masa depan dan having fun sing a long bersama para penggemar setianya. Tak hanya itu, penonton akan menyaksikan penampilan para musisi Tulus, Marion Jola, Malik & D’essential, JAZ, Fourtwnty, Kunto Aji, Langit Sore, dan RAN.

Sound Flare Xperience Past-Present-Future Music Festival sendiri merupakan Festival Musik yang akan membawa penonton berselancar dalam rangkaian nada dari sajian musik dari masa silam, masa kini, dan masa depan.

 “Penonton akan merasakan teleportasi melintasi waktu, menikmati musik dari para penampil pilihan, dalam dan luar negeri,” tambah Nandi. Semua itu akan ditampilkan dalam tiga panggung megah.

Sebagai sebuah ajang festival, selain musik, pengunjung pun bisa menikmati berbagai out fit pilihan di zona fashion.

Penonton pun bisa menikmati fun experince, fun area, food zone, interaktif game. Semua menjadi pengalaman berkesan dan tak terlupakan.

Nandi Prodjosemedi dari Adhitama Live mengatakan “ Dengan lineup yang ada, dibandingkan harga tiketnya masih untung banget. Apalagi musisi internasional yang datang selain mewakili band, penyanyi tunggal, juga ada salah satu dewa EDM yang pasti akan pecah”.

Adhitama Live sendiri adalah promotor musik yang sudah berpengalaman mengadakan konser internasional seperti DJ Havana Brown, Edward Maya, Air Supply, Julio Iglesias, Take That, Michael Learns To Rock, Wet Wet Wet, Patti Austin, serta menggela rsampai 10 kali show dari sang ilusionis dunia David Copperfield.

Sementara itu, Wilis Heru Prasetyo dari Wartama Corporation menilai,“Sudah selayaknya GenZ dan Millennial nonton acara ini karena mereka adalah generasi yang begitu khatamdalam menjelajahi ragam trending culture, sehingga mereka mengenali berbagai jenis musikdengan baik. (OL-09)

Berita Terkini

Read More

Poling

Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) menggunakan sistem zonasi menimbulkan polemik di tengah masyarakat. Setujukah Anda dengan kebijakan zonasi tersebut?





Berita Populer

Read More