Sabtu 30 November 2019, 20:50 WIB

GabaG Ajak Ibu-ibu Menyusui Anak Hingga Dua Tahun

mediaindonesia.com | Humaniora
GabaG Ajak Ibu-ibu Menyusui Anak Hingga Dua Tahun

Istimewa
CCreative Director PT. GabaG Indonesia Gabriella Rayana melakukan kampanye menyusui #KapanAjaDimanaAja.

 

UNTUK mendukung tumbuh kembang anak dan mengatasi stunting sebagaimana dicanangkan pemerintah, salah satu upayanya adalah para ibu dianjurkan untuk menyusui anaknya hingga dua tahun.

Bersaman dengan perayaan ulang tahun ke-10 atau satu dekade, GabaG, brand pionir kebutuhan menyusui asal Indonesia menggelar acara 'Charity dan Menyusui Bersama 10 Tokoh dan 10 Komunitas  Menyusui  serta  Posyandu  di  Indonesia'  dengan mengusung hashtag Menyusui #KapanAjaDimanaAja

“Menyusui sampai dengan dua tahun tidaklah mudah tanpa dukungan orang-orang di sekitarnya. Dengan event dan  kampanye Menyusui  #KapanAjaDimanaAja ini, kami mau memberikan dukungan kepada semua Ibu menyusui di Indonesia  bahwa tidak perlu ragu lagi menyusui eksklusif, menyusui itu mudah bisa kapan saja dan di mana saja," kata Gabriella   Rayana  Lengkong selaku Creative Director PT. GabaG Indonesia.

"Pengetahuan akan pentingnya memberikan air susu ibu (ASI) eksklusif sampai dengan dua tahun yang didukung oleh dukungan dari pemerintah sangat berarti bagi perkembangan kesehatan dan kualitas keluarga di Indonesia," ujar Grabriella pada acara yang digelar di Jakarta, Sabtu (30/12) .

Demikian juga misi dan visi dari GabaG untuk selalu berinovasi tiada henti dalam menciptakan produk -produk menyusui yang mempermudah kegiatan menyusui.

Dalam perayaan satu dekade, GabaG juga meluncurkan aplikasi digital Manajemen ASI yang dapat diunduh di apps store dan google play store dengan nama 'GabaG aplikASI' yang terkoneksi langsung dengan QR code yang ada di setiap kantong ASI kolibri GabaG.

"Dengan adanya aplikasi ini ibu menyusui akan lebih mudah mengontrol dan memantau stok dan umur ASI perah kapan dan  di mana saja dari gadget serta mengetahui kualitas dan durasi menyusui langsung," ujar Gabriella.

Menurut Grabriella, diharapkan dengan adanya aplikasi ini dapat membantu mempermudah kegiatan menyusui, terutama bagi ibu menyusui yang bekerja. (OL-09)

Berita Terkini

Read More

Poling

Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) menggunakan sistem zonasi menimbulkan polemik di tengah masyarakat. Setujukah Anda dengan kebijakan zonasi tersebut?





Berita Populer

Read More