Sabtu 30 November 2019, 15:15 WIB

Jokowi Sambut Keberhasilan Polo Air Putra Raih Emas SEA Games

Riyan Ferdianto | Olahraga
Jokowi Sambut Keberhasilan Polo Air Putra Raih Emas SEA Games

ANTARA/Humaira
Pemain Timnas polo air putra Indonesia Ridjkie Mulia (kiri) bersiap melempat bola dalam laga melawan Malaysia di SEA Games

PRESIDEN Joko Widodo turut berbahagia atas perolehan medali emas pertama SEA Games 2019 untuk Indonesia dari timnas polo air putra. Perolehan medali emas tersebut sekaligus memutus dominasi Singapura.

"Ini keping emas pertama polo air putra sejak keikutsertaan Indonesia pada SEA Games. Indonesia menghentikan dominasi Singapura yang 27 kali meraih medali emas secara beruntun, dari 1965-2017," tulis Jokowi di akun Instagram pribadinya.

Indonesia tampil menjanjikan sejak awal partisipasi SEA Games 2019. Indonesia berhasil menahan imbang Filipina pada laga perdana dengan skor 6-6, kemudian menaklukkan Thailand 17-12, dan menaklukkan Singapura dengan skor 7-5.

Pada laga keempat, Indonesia berhasil menaklukkan Malaysia dan memimpin klasemen dengan koleksi tujuh poin.

Baca juga: Prestasi Tim Polo Air Diharapkan Jadi Pemacu

Indonesia pun dipastikan takkan terkejar oleh Filipina yang berada di peringkat kedua karena baru mengoleksi empat poin dari tiga pertandingan meski masih memiliki tabungan satu pertandingan melawan Malaysia.

Keberhasilan Indonesia meraih emas di polo air juga memutus dominasi Singapura di ajang SEA Games. Sejak dipertandingkan pada 1965 hingga 2017, Singapura selalu meraih emas.

Keberhasilan polo air putra meraih emas perdana di ajang SEA Games sekaligus membuka keran emas Indonesia pada gelaran SEA Games 2019.

Meski telah dipastikan akan mendapat emas, penyerahan medali baru akan dilakukan pada 1 Desember waktu Filipina usai pertandingan terakhir yang mempertemukan Singapura dengan Thailand serta Filipina kontra Malaysia. (Medcom/OL-2)

Berita Terkini

Read More

Poling

Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) menggunakan sistem zonasi menimbulkan polemik di tengah masyarakat. Setujukah Anda dengan kebijakan zonasi tersebut?





Berita Populer

Read More