Sabtu 30 November 2019, 11:15 WIB

Dua Bintang K-Pop Diputus Bersalah Lakukan Pemerkosaan

Haufan Hasyim Salengke | Hiburan
Dua Bintang K-Pop Diputus Bersalah Lakukan Pemerkosaan

AFP/JUNG Yeon-Je
Bintang K-Pop Jung Joon-young saat tiba di pengadilan

 

PENGADILAN Korea Selatan (Korsel) memvonis dua bintang K-pop, Jung Joon-young dan Choi Jong-hoon, dengan hukuman penjara  masing-masing enam dan lima tahun penjara karena pemerkosaan berkelompok (gang rape) terhadap perempuan mabuk.

Melansir BBC, Jumat (29/11), Jung juga dituduh merekam atau memfilmkan aksi pemerkosaan dan mendistribusikan rekaman tersebut.

Kedua bintang K-pop itu juga diwajibkan menjalani 80 jam konseling kekerasan seksual dan dilarang bekerja dengan anak-anak.

Kasus itu adalah salah satu dari beberapa skandal seks dan pelecehan yang mengguncang dunia K-pop dalam beberapa tahun terakhir.

Baca juga: Tidak Balas Pesan Terakhir Goo Hara, T.O.P Menyesal

Hakim Kang Seong-soo mengatakan Jung, 30, telah memerkosa perempuan yang mabuk dan tidak mampu melawan, memfilmkan mereka telanjang dan berhubungan seks, kemudian menyebarkannya dalam grup obrolan.

"Kita tidak bisa membayangkan rasa sakit yang mungkin dirasakan para korban yang mengetahui apa yang mereka alami kemudian," ujarnya.

Dia juga mengatakan sepertinya Jung memandang para korban hanya sebagai alat untuk kesenangan.

Dalam kesaksian terakhir, Jung--yang terkenal lewat acara bakat TV--mengatakan, "Saya sangat menyesali kebodohan saya dan saya merasa sangat menyesal."

"Mulai sekarang, saya akan hidup dalam penyesalan," tambahnya.

Pada Maret, ia keluar dari bisnis musik setelah mengakui bahwa diam-diam memfilmkan perempuan dan berbagi video.

Sementara mengenai Choi--mantan anggota band F.T. Island, yang memiliki album nomor satu di Korsel--pengadilan mengatakan bintang 30 tahun itu tidak merasa menyesal setelah memerkosa massal perempuan mabuk.

Wartawan BBC News di Seoul Laura Bicker menemui pengacara Cha Mee-kyung yang menyatakan pemerkosaan seperti ini merupakan kejahatan tersembunyi di Korea Selatan.

Para perempuan korban tidak ingin mengadu karena malu dan ketakutan bahwa mereka akan dihakimi masyarakat. (BBC/OL-2)

Berita Terkini

Read More

Poling

Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) menggunakan sistem zonasi menimbulkan polemik di tengah masyarakat. Setujukah Anda dengan kebijakan zonasi tersebut?





Berita Populer

Read More