Sabtu 30 November 2019, 00:38 WIB

The Loggia Hadirkan Hunian yang Pas untuk Semua Tahap Kehidupan

mediaindonesia.com | Ekonomi
The Loggia Hadirkan Hunian yang Pas untuk Semua Tahap Kehidupan

Dok. Farpoint
pameran Tokyo Art of Living di Senayan City

 

LAPORAN PriceWaterhouseCoopers (PwC) dalam Real Estate 2020; Building the Future menyebutkan permintaan apartemen multifungsi dan terasa luas semakin meningkat ketika keadaan kota semakin padat.

Konsep hunain yang efisien dan cocok untuk segala tahap kehidupan pun menjadi tren yang paling banyak dicari.

Pendiri & CEO QM Financial Ligwina Hananto mengungkapkan, ketika baru bekerja atau belum menikah, kemungkinan besar setiap orang hidup sendiri dan karenanya membutuhkan tempat tinggal yang kecil. Seiring waktu, pada akhirnya akan menikah dan membutuhkan hunian yang lebih luas, apalagi ada anak-anak yang terus bertumbuh.

"Kemudian ketika anak-anak kita sudah dewasa dan hidup sendiri untuk belajar atau bekerja, kita akan masuk ke fase “empty nest”. Hal-hal ini mendorong kita untuk berpindah lagi, yang tentunya tidak efisien," ujarnya dalam keterangan tertulis.

Menjawab kebutuhan tren hunian tersebut, Farpoint bekerja sama dengan Tokyo Tatemono, memperkenalkan The Loggia, sebuah hunian di Jakarta Selatan yang cocok untuk semua tahap kehidupan. berkonsep transformable living untuk memaksimalkan ruang di lahan perkotaan yang terbatas.

Baca juga : Pesisir Utara Surabaya Berpotensi Jadi Pusat Ekonomi Baru

"Kami melihat bahwa konsep hidup vertikal akan lebih populer, bahkan sangat dibutuhkan bagi yang memutuskan untuk tinggal di area perkotaan. Konsep ini menawarkan solusi atas dua masalah utama sebagian besar penduduk perkotaan, yaitu lalu lintas dan produktivitas," kata  Widijanto, Chief Operations Officer Farpoint dalam keterangan tertulisnya.

Dengan kepadatan penduduk 14.000/km2, hasil riset Euromonitor International memprediksi bahwa Jakarta akan jadi kota terpadat di dunia pada tahun 2030.

“Itulah sebabnya, konsep tempat tinggal masa depan yang diilhami oleh Tokyo art of living akan menonjolkan konsep transformable spaces. Konsep ini akan melonjak popularitasnya pada tahun 2020. Transformable spaces berfokus pada penggunaan furnitur multi fungsi, di mana akan memaksimalkan rasa lapang dan luas di ruang terbatas,” kata Widijanto..

Generasi milenial juga menghadapi tantangan lain. Di setiap tahap kehidupan, mereka dituntut untuk mengubah gaya hidup dan kerap berpindah tempat tinggal.

Hadir sebagai jawaban atas hunian untuk segala tahap kehidupan, apartemen The Loggia dirancang secara eksklusif oleh studio desain terkemuka dari Tokyo, Atelier-Bow-Wow (ABW) yang mengedepankan konsep “Reversibility into Emptiness” dalam desain interior The Loggia.

Konsep tersebut menghargai fungsi ruang terbuka, dengan cara mengatur penyimpanan barang-barang yang sudah tidak diperlukan, kemudian membuat ruangan yang dapat dialih fungsikan, sehingga tercipta ruang ekstra yang dapat digunakan untuk beragam fungsi.

“The Loggia menyediakan elemen desain dengan furniture multifungsi, banyak ruang penyimpanan, serta ruang keluarga  yang lebih luas untuk ditempati hingga 8 orang dewasa dan 4 anak. Akan selalu ada tempat untuk beragam aktivitas keluarga dan menyimpan barang-barang sentimental Anda,” tambah Widijanto.

Baca juga : Buka Munas REI, Sofyan: Presiden Serius Urusi Realestat

Dengan berbagai pilihan hunian mulai dari 50 m2 hingga 117 m2, setiap unit dapat diubah menjadi private sanctuary, yang dilengkapi dengan daybeds, bunk beds, rattan sliding panels, dan raised bedroom, yang memiliki  area setinggi 60 untuk ruang penyimpanan tambahan.

Masyarakat Jakarta bisa merasakan langsung konsep hunian masa depan yang mengedepankan space-saving dan decluttering, Tokyo Art of Living 2020 di Main Atrium Senayan City, mulai 27 November hingga 1 Desember nanti.

Acara yang diselenggarakan oleh The Loggia ini bertujuan untuk mmberikan inspirasi dari segi arsitektur, seni, pengetahuan, makanan dan musik.

Selama 5 hari, Tokyo Art of Living 2020 menghadirkan rangkaian acara Pop-up exhibition by ABW, seni instalasi yang instagrammable oleh MoJA Museum, Pertunjukan Seni Pemotongan Tuna seberat 50kg, dan banyak lagi sesi menarik.

Pada hari pembukaan, The Loggia juga secara simbolis telah melakukan penandatanganan kerja sama kredit kepemilikan apartemen bersama 4 bank besar Indonesia, yaitu OCBC NISP, CIMB Niaga, UOB, dan Permata Bank. (RO/OL-7)

Berita Terkini

Read More

Poling

Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) menggunakan sistem zonasi menimbulkan polemik di tengah masyarakat. Setujukah Anda dengan kebijakan zonasi tersebut?





Berita Populer

Read More