Sabtu 30 November 2019, 00:00 WIB

Presiden Puas dengan Perkembangan Proyek Patimban

Mal/E-1 | Ekonomi
Presiden Puas dengan Perkembangan Proyek Patimban

ANTARA FOTO/M Ibnu Chazar
Presiden Joko Widodo (kanan) tiba di Pelabuhan Patimban, Subang, Jawa Barat, Jumat kemarin.

 

PRESIDEN Joko ­Widodo ­meninjau langsung ­perkembangan pembangunan Pelabuhan Patimban di Kabupaten Subang, Jawa Barat, kemarin.

Hasilnya, Presiden mengaku puas dengan perkembangan  proyek pembangunan pelabuhan yang ditargetkan selesai seluruhnya pada 2027 itu.

Untuk tahap pertama, investasi yang dibutuhkan mencapai Rp29 triliun. Adapun nilai total investasi yang diperlukan hingga selesai pada 2027 bisa mencapai  Rp50 triliun.

Total luas area Pelabuhan Patimban secara keseluruhan mencapai 654 hektare, dengan 300 hektare di antaranya  diperuntukkan bagi peti kemas dan terminal kendaraan. Sebanyak 354 hektare lainnya akan disiapkan untuk back up area. Kapasitas pelabuhan akan mencapai 7,5 juta TEUs.

“Progresnya ini bagus dan kita harapkan yang tahapan pertama nanti akan kita selesaikan di bulan Juni tahun depan,” kata Presiden Jokowi.

Saat ini akses jalan nontol sudah dikerjakan dan hampir selesai. Ia menargetkan jalan itu selesai April-Juni 2020.

“Kita lihat di atas progresnya sudah bagus sekali, tidak ada masalah. Tinggal ada fasilitas lagi yang namanya jalan tol sepanjang kurang lebih 37 kilometer dari Tol Cipali menuju ke sini sehingga kecepatan itu ada, efisiensi itu ada menuju ke pelabuhan ini,” tandasnya.

Dengan dibangunnya pelabuhan terbesar kedua setelah Pelabuhan Tanjung Priok, Jakarta, itu, Presiden berharap daya saing Indonesia bisa meningkat. Secara khusus Presiden ingin Pelabuhan Patimban mendukung Indonesia untuk menjadi hub besar produksi otomotif.

Turut mendampingi ­Presiden Jokowi, Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi, ­Menteri Pekerjaan Umum dan ­Perumahan Rakyat Basuki Hadimuljono, Menteri ­Koperasi dan UKM Teten Masduki, Menteri Kesehatan Terawan Agus Putranto, dan Sekretaris Kabinet Pramono Anung.

Selain itu, turut serta ­Wakil Gubernur Jawa Barat Uu ­Ruzhanul Ulum, Staf Khusus Presiden Putri Indahsari Tanjung, dan Staf Khusus Presiden Andi Taufan Garuda Putra. (Mal/E-1)

Berita Terkini

Read More

Poling

Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) menggunakan sistem zonasi menimbulkan polemik di tengah masyarakat. Setujukah Anda dengan kebijakan zonasi tersebut?





Berita Populer

Read More