Jumat 29 November 2019, 20:15 WIB

Kemenpora Serahkan Polemik Atlet tidak Perawan kepada Persani

Yakub Pryatama Wijayaatmaja | Olahraga
Kemenpora Serahkan Polemik Atlet tidak Perawan kepada Persani

MI/Susanto
Sekretaris Kementerian Pemuda dan Olahraga Gatot S Dewa Broto.

SEKRETARIS  Kementerian Pemuda dan Olahraga Gatot S Dewa Broto menyerahkan polemik pencoretan atlet senam artistik, Shalfa Avrila Siani karena alasan tidak perawan ke pihak PB Persani.

Menurut Gatot, hal tersebut telah tertuang dalam Peraturan Presiden Nomor 95 Tahun 2017 tentang peningkatan prestasi olahraga nasional yang menyebut pemilihan dan pencoretan atlet menjadi hak penuh pengurus cabor.

"Kami sudah melaporkan pada Pak Menteri memang promosi dan degradasi atlet degradasi hak cabor, semua cabor. Itu tertuang pada Peraturan Presiden, bukan KONI bukan Kemenpora," kata Gatot saat memberikan pernyataan pers di Media Center Kemenpora, Jumat (29/11).


Baca juga: Pesenam Shalfa Avrilla sangat Terpukul Dituduh tidak Perawan


Gatot menjelaskan jika pencoretan Shalfa dari daftar atlet peserta senam artistik SEA Games dilandaskan aspek prestasi, bukan persoalan personal keperawanan.

"Seorang atlet, masih gadis atau tidak itu bukan standar, tidak ada alasan seperti itu. Kepada semua cabor untuk hati-hati seandainya ada pencoretan (atlet) karena tingkat kegaduhannya sangat tinggi sekali. Jika pun ada pencoretan harus objektif (alasannya)," ucapnya.

Gatot pun meminta Persani untuk menyelesaikan polemik secepatnya. Kemenpora diwakili Gatot akan mengawal hal ini melalui prosedur klarifikasi kepada seluruh pihak yang dianggap bertanggungjawab soal polemik tersebut. (OL-1)

 

 

Berita Terkini

Read More

Poling

Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) menggunakan sistem zonasi menimbulkan polemik di tengah masyarakat. Setujukah Anda dengan kebijakan zonasi tersebut?





Berita Populer

Read More