Jumat 29 November 2019, 19:15 WIB

Dari usul 86 Sekolah, Hanya 56 Sekolah yang akan Direhab di DKI

Putri Anisa Yuliani | Megapolitan
Dari usul 86 Sekolah, Hanya 56 Sekolah yang akan Direhab di DKI

MI/Galih Pradipta
Ilustrasi ruang sekolah yang rusak di DKI Jakarta

 

ANGGARAN pembangunan serta rehabilitasi sekolah tahun depan dipangkas dalam Kebijakan Umum APBD dan Proritas Plafon Anggaran Sementara (KUAPPAS) 2020.

Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Pendidikan DKI Jakarta Syaefuloh Hidayat menyatakan pemangkasan itu merupakan hasil penyesuaian karena adanya dinamika pembahasan KUAPPAS 2020 dengan anggota DPRD DKI.

"Tidak ada pemangkasan anggaran, tapi penyesuaian dengan kemampuan keuangan daerah," kata Syaefuloh saat dihubungi, Jumat (29/11)

Disdik DKI awalnya memang mengusulkan rencana rehabilitasi total terhadap 86 gedung untuk tahun depan. Namun setelah pembahasan, anggarannya disesuaikan. Sehingga terdapat 30 gedung sekolah yang rehab totalnya ditunda.

Sementara itu, total ada 56 gedung sekolah yang tetap akan direhab total dalam KUAPPAS 2020.

"Dari 86 lokasi menjadi 56 lokasi yang tetap dilaksanakan. Dari awal baru usulan untuk dibahas. Kalau dipangkas itu seolah-olah sudah ditetapkan. Kemudian dipotong. Itu namanya dipangkas," terangnya.

Baca juga : Plafon Anggaran DKI Lebih Efisien

Lebih lanjut Syaefuloh menjelaskan total gedung sekolah yang akan direhab tahun depan tetap melampaui target Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) 2017-2022.

"Untuk tahun 2020, jumlah lokasi rehab total sekolah sebanyak 56 lokasi. Itu tetap di atas target RPJMD sebanyak 48 lokasi sekolah," tandasnya.

Menurut Syaefuloh, rehab total 30 bangunan sekolah yang ditunda pada 2020 akan dianggarkan kembali dalam APBD tahun 2021.

Sebelumnya, pada awal Juli, Pemprov DKI mengajukan anggaran 2020 melalui dokumen KUAPPAS 2020 sebesar Rp95 triliun. Angka itu naik dari APBD tahun ini sejumlah Rp89 triliun.

Namun, adanya keterlambatan pencairan dana bagi hasil pemerintah pusat membuat Pemprov DKI menurunkan angkanya menjadi Rp89,9 triliun.

Angka KUAPPAS 2020 kembali menurun dan disepakati pada Rp87,9 triliun disebabkan efisiensi karena pendapatan yang diproyeksikan menurun pada tahun depan.(OL-7)

Berita Terkini

Read More

Poling

Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) menggunakan sistem zonasi menimbulkan polemik di tengah masyarakat. Setujukah Anda dengan kebijakan zonasi tersebut?





Berita Populer

Read More