Jumat 29 November 2019, 17:42 WIB

Buang Limbah ke Sungai, Pemilik Sablon Didenda Rp2 Juta

Ruta Suryana | Nusantara
Buang Limbah ke Sungai, Pemilik Sablon Didenda Rp2 Juta

MI/Ruta Suryana
Sidang Tipiring

 

Pemilik sablon batik Nurhayati didenda hukuman Rp2 juta karena melakukan pembuangan limbah ke Sungai Badung, Denpasar, Bali, dalam persidangan tindak pidana ringan (tipiring) di Pengadilan Negeri Denpasar, Jumat (29/11).

Dalam sidang tipiring yang menghadirkan dua saksi masing-masing dari Kepala Dusun Dumuh, Desa Dauh Puri Kauh Denpasar dan anggota Satpol PP Denpasar tersebut, hakim Etshar Oktavi terbukti melanggar pasal 12 ayat 3 Peraturan Daerah No. 1 Tahun 2015 jo pasal 58 ayat KUHP.

Atas putusan tersebut, terdakwa Nurhayati menyatakan menerima dan langsung membayar besaran denda yang dijatuhkan.

Sebelum sampai ke sidang tipiring, kasus memerahnya air sungai Badung yang di sejumlah titik alurnya menjadi objek wisata itu sempat heboh jadi perbincangan di media sosial.

Oleh penyidik Satpol PP terdakwa didakwa telah melanggar Perda Nomor 11 Tahun 2015 tentang Perlindungan dan Pengelolaan Lingkungan Hidup di Kota Denpasar, Perda Nomor 1 Tahun 2015  tentang Ketertiban Umum, dan UU Nomor 32 Tahun 2009 tentang Perlindungan dan Pengelolaan Lingkungan Hidup.

Selain melakukan pelanggaran pembuangan limbah, usaha ini juga tidak mengantongi perizinan yang terkait dengan usaha sehingga segel yang dilaksanakan bersifat permanen hingga yang bersangkutan mampu memenuhi persyaratan yang tertuang dalam Perda.

Sementara itu Kepala Satuan Pol PP Kota Denpasar, I Dewa Gede Anom Sayoga menegaskan kegiatan sidak maupun sidang tipiring yang dilakukan itu bukanlah bermaksud mencari kesalahan melainkan untuk menegakkan perda. Sidang tipiring sendiri selain digelar di PN Denpasar juga di Balai Banjar atau ruang publik lainnya dengan tujuan untuk sosialisasi perda guna meminimalisasi pelanggaran perda oleh anggota masyarakat. (OL-11)

 

 

Berita Terkini

Read More

Poling

Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) menggunakan sistem zonasi menimbulkan polemik di tengah masyarakat. Setujukah Anda dengan kebijakan zonasi tersebut?





Berita Populer

Read More