Jumat 29 November 2019, 16:15 WIB

PT PLN Resmi Rampungkan 16 Proyek Gardu Induk dan Transmisi

Heryadi | Ekonomi
PT PLN Resmi Rampungkan 16 Proyek Gardu Induk dan Transmisi

ANTARA/Aji Styawan
Foto udara suasana kompleks PT PLN (Persero) Pusat Pengatur Beban (P2B) Area Pengatur Beban (APB) Jateng-DIY di Ungaran.

 

PT PLN (Persero), melalui anak usahanya PLN UIP Interkoneksi Sumatra- Jawa, berhasil merampungkan pembangunan 16 proyek Gardu Induk (GI) serta Transmisi 500kV dan 150 kV. Seluruh proyek yang tersebar di Jakarta dan Banten tersebut telah beroperasi tahun ini.

Direktur Bisnis Regional Jawa Bagian Barat Haryanto WS mengatakan seluruh proyek tersebut menghabiskan investasi sekitar Rp4 triliun.

Dia mengatakan PLN tidak akan berhenti berinvestasi dalam memenuhi keandalan kebutuhan listrik.

"Dengan beroperasinya 16 proyek yang telah dibangun PLN UIP ISJ tentu saja ini menjadi wujud nyata kontribusi aktif meningkatkan keandalan listrik dan pemenuhan kebutuhan listtik untuk wilayah DKI Jakarta dan Banten," jelas Haryanto pada syukuran penyelesaian proyek tersebut di Jakarta, Jumat (29/11).

Haryanto menjelaskan penyelesaian 16 proyek itu sangat penting untuk mendukung program pemerintah dalam menarik investsi asing.

Baca juga: Penyelesaian Jalan Akses Pelabuhan Patimban Harus Tepat Waktu

Dia menegaskan ketersediaan listrik menjadi prasyarat utama dalam menarik investor untuk menanamkan modal mereka.

Menurut Haryanto, PLN kini tengah ditantang menciptakan listrik yang handal dan murah. PLN harus bersaing dengan negara-negara tetangga untuk menciptakan tarif murah.

"Tidak ada listrik investor akan membatalkan niat mereka menanamkan modal. Ada listrik tapi mahal mereka akan berpikir ulang," ujarnya.

Dia menambahkan, saat ini, PLN tengah mengerjakan proyek strategis sambungan listrik Duri Kosambi-Muara Karang. Proyek yang menelan biaya sekitar Rp1,5 triliun ini diperkirakan rampung pada akhir 2020.

Selain itu, PLN juga akan mengerjakan proyek listrik 500 kW Tanjung Priok-Muara Karang dengan investasi sekitar Rp1 triliun.

"Jika proyek ini rampung listrik Jakarta tetap andal sehingga menarik investor," ujarnya. (OL-2)

Berita Terkini

Read More

Poling

Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) menggunakan sistem zonasi menimbulkan polemik di tengah masyarakat. Setujukah Anda dengan kebijakan zonasi tersebut?





Berita Populer

Read More