Jumat 29 November 2019, 15:00 WIB

Demonstran Hong Kong Siap Kembali Turun ke Jalan

Melalusa Susthira K | Internasional
Demonstran Hong Kong Siap Kembali Turun ke Jalan

AFP/NICOLAS ASFOURI
Aksi demonstrasi di Hong Kong

 

POLISI Hong Kong menyatakan mereka telah mengakhiri pengepungan atas Universitas Politeknik Hong Kong (PolyU) yang menjadi basis demonstran prodemokrasi, Jumat (29/11). Namun, para aktivis bersumpah kembali melancarkan aksi demonstrasi dan memulai pemogokan baru dalam beberapa hari mendatang.

Seruan baru turun ke jalan itu datang setelah Pemerintah Tiongkok dan Pemimpin Eksekutif Hong Kong Carrie Lam menolak konsesi politik lebih lanjut, meski kelompok prodemokrasi meraih kemenangan telak dalam pemilu lokal yang digelar, akhir pekan lalu.

Kemenangan kelompok prodemokrasi bersamaan dengan pemungutan suara yang berlangsung tenang dan lancar setelah demonstrasi berbulan-bulan, seolah memberikan teguran keras terhadap pemimpin Hong Kong yang mayoritas pro-Beijing.

Namun, ketenangan tersebut tampaknya akan segera berakhir ketika kemarahan publik kembali muncul karena kurangnya respons terhadap hasil pemilu dari para pemimpin Tiongkok maupun Hong Kong.

Baca juga: Polisi Hong Kong Geledah Kampus Universitas Politeknik Hong Kong

Forum daring yang digunakan mengatur gerakan massa menyerukan aksi unjuk rasa besar-besaran pada Minggu (1/12).

Selanjutnya, para demonstran berencana melancarkan aksi yang menargetkan perjalanan di jam-jam sibuk pagi hari pada Senin (2/12).

"Jika pemerintah komunis Hong Kong mengabaikan opini publik, kami akan berkembang di mana-mana selama lima atau enam hari berturut-turut. Kami harus menetapkan tenggat waktu," tulis salah satu unggahan di forum daring Hong Kong LIHKG, yang mendapat persetujuan besar dari para pengguna.

Seruan-seruan itu seolah membangkitkan kembali momok kekacauan politik yang telah meluluhlantakkan Hong Kong sejak demonstrasi meletus enam bulan lalu dan membuat pusat keuangan internasional itu jatuh ke dalam resesi.

Sebelumnya, media pemerintah Tiongkok berusaha mengecilkan dan mendiskreditkan pemilu dewan distrik Hong Kong yang digelar pada Minggu (24/11).

Mereka meragukan legitimasi pemilu distrik dan menilai kerusuhan telah merusak jalannya kampanye yang membuat pro-Beijing kalah suara.

Sementara Lam, mengakui ketidakpuasan publik tanpa memberikan konsesi baru untuk menghentikan demonstrasi berkepanjangan yang melanda Hong Kong. (AFP/OL-2)

Baca Juga

AFP/NATHAN HOWARD

Warga AS Diimbau Patuhi Protokol Kesehatan Selama Liburan

👤Atikah Ishmah Winahyu 🕔Kamis 26 November 2020, 22:00 WIB
Joe Biden berjanji untuk menjadikan penanggulangan covid-19 sebagai prioritas...
AFP/JOEL SAGET

Vaksin Pfizer Mulai Didaftarkan di Brasil

👤Nur Aivanni 🕔Kamis 26 November 2020, 21:36 WIB
Brasil memiliki angka kematian akibat covid-19 tertinggi di dunia setelah Amerika...
AFP/ALESSANDRO RAMPAZZO

Situasi Covid-19 di Finlandia Memburuk Dengan Cepat

👤Mediaindonesia.com 🕔Kamis 26 November 2020, 21:30 WIB
Tingkat kejadian selama 14 hari per 100.000 penduduk Finlandia berada di angka 75,8 pada Rabu...

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya