Jumat 29 November 2019, 11:45 WIB

Skateboard Indonesia Waspadai Filipina

Antara | Olahraga
Skateboard Indonesia Waspadai Filipina

ANTARA/INASGOC/M N Kanwa
Skateboarder Indonesia Pevi Permana Putra melakukan gerakan trik pada final kelas taman putra Asian Games 2018

KONTINGEN Skateboard Indonesia mewaspadai kekuatan tuan rumah Filipina yang akan menurunkan atlet profesional Amerika Serikat (AS) pada SEA Games 2019 Filipina,1-11 Desember.    

"Kami tetap waspada. Pasalnya, tuan rumah Filipina akan menurunkan para atlet profesional dari AS yang tentu saja tidak sebanding dengan kemampuan para atlet amatir kami," kata Pelatih Kepala Timnas Skateboard, Jo Jaya Charles Kusuma dalam keterangan resmi, Jumat (29/11).    

Namun, Charlie, panggilan akrab Jo Jaya Charles, tetap optimistis dengan target awal yakni dua medali emas. Sebab para atelet telah mempunyai persiapan lebih baik karena sebelumnya melakukan TC di salah satu skatepark terkenal di Jepang, Higashi Shizuo, beberapa waktu lalu.        

"Harapan kami untuk dua medali emas itu bisa dari dua skater putra, Jason Dennis Lijnzaat dan Sanggu Darma Tanjung. Dan saya minta anak-anak tidak boleh kecil hati. Tetap tampil total demi Merah Putih," tutur Charlie.    

Baca juga: Enggan Remehkan Setiap Lawan

Ia juga mendorong para atlet bahwa tujuan bertanding di SEA Games 2019 adalah mulia ingin memenuhi target dua medali emas dan membawa harum nama bangsa.    

"Mungkin Filipina akan berat, tapi kami juga tidak bisa menyelepekan Thailand. Yang terpenting anak-anak tetap fokus memberikan yang terbaik. Pokoknya pantang mundur, apa pun rintangannya," katanya.    

Ketua Umum PB Perserosi Klemen Tinal juga berharap tim skateboard Indonesia akan bertarung habis-habisan di Filipina.    

"Para atlet skateboard rata-rata adalah atlet berpengalaman dan handal dengan fighting spirit yang luar biasa. Doa saya mereka bisa pulang dengan hasil membanggakan," harapnya.        

Sementara itu, rencananya atlet skateboard Indonesia akan bertolak ke SEA Games 2019 Filipina pada Minggu (1/12), dan turun pada empat nomor yakni street, park, game of skate, dan downhill. (OL-2)

Berita Terkini

Read More

Poling

Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) menggunakan sistem zonasi menimbulkan polemik di tengah masyarakat. Setujukah Anda dengan kebijakan zonasi tersebut?





Berita Populer

Read More