Jumat 29 November 2019, 10:45 WIB

Yayasan AHM Gelar Kompetisi Film Pendek

Nurtjahyadi | Otomotif
Yayasan AHM Gelar Kompetisi Film Pendek

Dok AHM
Wakil Ketua Yayasan AHM Ahmad Muhibbuddin berfoto bersama pemenang Kompetisi Film Pendek Keselamatan Berkendara di Aula Utama IAIN Surakarta

BEKERJA sama dengan Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Surakarta, Yayasan Astra Honda Motor (Yayasan AHM) menggelar kompetisi film pendek tentang keselamatan berkendara (safety riding).

Sebanyak 116 film pendek bertema semangat aman berkendara berbasis kearifan lokal berpartisipasi dalam ajang kompetisi itu.

Setelah diseleksi secara ketat, akhirnya diumumkan para pemenang di Aula Utama IAIN Surakarta, Kamis (28/11). Dalam acara itu hadir Wakil Rektor Bidang Kemahasiswaan IAIN Surakarta Syamsul Bakri dan Wakil Dekan Bidang Akademik dan Kemahasiswaan Fakultas Adab dan Bahasa IAIN Surakarta Sujito.

Kompetisi ini merupakan bagian dari upaya Yayasan AHM mengajak generasi muda bersama-sama mengampanyekan keselamatan berkendara kepada masyarakat luas.

Baca juga: Auto2000 Jemput Bola Layani Pelanggan di Sektor Tambang

Pada kompetisi yang berlangsung sejak akhir Oktober ini, para peserta ditantang membuat film pendek berdurasi 3-5 menit yang berisi pesan kepedulian akan perilaku taat berkendara di jalan raya.

Tema besar yang diangkat adalah Alon-Alon Waton Move On atau yang bisa diartikan selalu waspada dalam berkendara. Para peserta ditantang mengangkat kearifan lokal dari daerah masing-masing pada film pendek yang mereka buat.

Ada 116 film pendek yang berpartisipasi dalam kompetisi yang telah memasuki tahun ketiga ini. Tahun ini, film karya Amirul Mujahid Habibulloh dan tim dari Dista FM IAIN Surakarta muncul sebagai pemenang. Tema film yang mengangkat kearifan lokal akan pentingnya menghormati petuah orang tua itu diberi judul 'Maaf'.

Pemenang kedua diraih Alpin Alpriliansyah dan tim dari SMK Tri Mitra Karawang dengan mengangkat tema peranan sahabat dalam mengingatkan kebaikan dengan judul 'Sadar'.

Sedangkan pemenang ketiga diraih Faris Adityo dan tim dari Universitas Diponegoro Semarang, berjudul 'Aman Bikin Tampan' yang mengangkat kembali nilai positif humor klasik tentang nasehat dukun vs logika.

Wakil Ketua Yayasan AHM Ahmad Muhibbuddin menyampaikan apresiasinya atas kreatifitas para peserta dalam menggali ide untuk videonya.

Film pendek keselamatan berkendara ini dipercaya mampu berdampak besar karena disampaikan dengan cara berpikir dan sentuhan kekinian yang akrab dengan generasi muda.  

"Kami terkesan dengan cara generasi masa kini dalam menggali kreatifitas. Kami berharap mereka tidak berhenti berkarya dan terus menginspirasi lebih banyak orang melalui karyanya, sehingga dapat terwujud generasi muda yang sadar pentingnya keselamatan berkendara," ujar Muhibbuddin.

Bersamaan dengan pengumuman pemenang kompetisi film pendek, AHM juga meluncurkan aplikasi permainan di smartphone bertema keselamatan berkendara yang dirancang secara kreatif dari para dosen dan mahasiswa di IAIN Surakarta yang didukung oleh Yayasan AHM.

Dalam aplikasi ini terdapat 7 permainan berbeda yang mengizinkan para peserta dapat mencoba dan mengadu keahlian terkait keselamatan berkendara melalui sebuah kompetisi mini.

Selain itu ada juga kompetisi menggunakan alat simulasi berteknologi canggih Honda Riding Trainer (HRT) untuk melatih keselamatan berkendara sekaligus merasakan sensasi berkendara di berbagai kondisi jalan. (RO/OL-2)

Berita Terkini

Read More

Poling

Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) menggunakan sistem zonasi menimbulkan polemik di tengah masyarakat. Setujukah Anda dengan kebijakan zonasi tersebut?





Berita Populer

Read More