Kamis 28 November 2019, 22:20 WIB

BM PAN Ingatkan Komitmen Zulhas Tradisi Ketua Umum PAN 1 Periode

mediaindonesia.com | Politik dan Hukum
BM PAN Ingatkan Komitmen Zulhas Tradisi Ketua Umum PAN 1 Periode

Antara
Bendera PAN

 

KETUA Umum DPP Barisan Muda Penegak Amanat Nasional (BM-PAN), Ahmad Yohan menagih komitmen Ketua Umum Partai Amanat Nasional (PAN) Zulkifli Hasan yang pernah menyatakan akan memimpin PAN hanya satu periode saja.

Komitmen itu pernah disampaikan Zulhasketika mencalonkan diri sebagai ketua umum melawan Hatta Rajasa dulu.

"Karena itu menyangkut tradisi dan masa depan partai, bukan soal siapa yang mau jadi ketua umum. Jangan sampai dulu kita teriak bahwa ketua umum satu periode, ketika kita berkuasa menghilangkan dan mengabaikan itu. Jadi kita tidak jujur dong," kata Yohan di Jakarta Selatan, Kamis (28/11).

Di samping itu, Yohan menjelaskan bahwa PAN mempunya tradisi kalau ketua umum tidak ada yang menjabat lebih dari satu periode. Bahkan, Amien Rais sebagai pendiri partai pun hanya menjabat satu periode.

"Kembali tradisi yang dilakukan oleh pendiri PAN  Amien Rais terkait proses regenerasi dalam kepemimpinan di partai tersebut," ujar Anggota Komisi XI DPR RI periode 2019-2024 ini.

Padahal, kata dia, dulu Amien dukungannya sangat kuat dan banyak yang meminta supaya beliau kembali menjadi ketua umum sekali lagi alias dua periode. Tapi, mantan Ketua MPR itu menolaknya.

"Karena ingin bangun tradisi bahwa kita ini masih kecil, regenerasi itu penting kita lakukan," ujar Sekretaris Fraksi PAN di DPR RI ini.

Selain itu, Yohan mengatakan Amien sebagai tokoh reformasi juga kerap mengkritik kepemimpinan yang sangat lama yakni Presiden RI Soeharto.

"Kemudian membuat ada hegemoni yang kuat, absolutisme yang kuat, rezim yg otoriter. Itu karena kepemimpinan yang lama," imbuhnya.

Oleh karena itu, Yohan kembali mengingatkan kepada Zulkifli agar instrospeksi diri. Sebab, banyak pernyataannya yang tidak konsisten ketika maju sebagai ketua umum melawan Hatta Rajasa.

"Secara moral, dulu ngomong satu periode saja tapi kenapa sekarang jadi boleh dua periode. Dulu waktu maju butuh Pak Amien, kenapa sekarang mesti ngomong bahwa ketua umum itu tidak perlu restu Pak Amien? Ini soal moral, fatsun, etika," katanya.

Yohan menambahkan, sudah menjado tanggung jawab moral BM-PAN untuk mengingatkan dan menjaga tradisi itu. Sebab, ini untuk menjaga tradisi kelangsungan BM PAN dan partai tentunya.

"Kita juga tidak menjegal Pak Zulkifli. Di PAN semangat demokrasi kuat sekali, kompetisi ada. Tapi, ada argumentasi dan pertimbangan moral sehingga menjadi penentu siapa yang kita pilih. Secara organisasi, kita akan tegak lurus tunggu perintah arahan pendiri partai Pak Amien Rais," pungkasnya. (RO/OL-8)

 

 

Berita Terkini

Read More

Poling

Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) menggunakan sistem zonasi menimbulkan polemik di tengah masyarakat. Setujukah Anda dengan kebijakan zonasi tersebut?





Berita Populer

Read More