Kamis 28 November 2019, 20:55 WIB

Berdayakan Masyarakat Gresik, Petrokimia Gresik Gandeng KOIN

Ghani Nurcahyadi | Ekonomi
Berdayakan Masyarakat Gresik, Petrokimia Gresik Gandeng KOIN

Dok. KOIN
Penandatanganan Nota Kesepakatan (MoA) Petrokimia Gresik dengan KOIN

 

WARUNG kelontong menjadi salah satu penggerak ekonomi Indonesia di taataran mikro. Namun, gempuran retail modern membuat warung kelontong makin tersisih. Salah satu solusinya ialah dengan mendigitalisasi warung kelontong.

Hal itulah yang diupayakan Unit Pengumpul Zakat Badan Amil Zakat Nasional (UPZ Baznas) PT. Petrokimia Gresik dalam kerja samanya dengan PT. Ritel Global Solusi yang mengembangkan aplikasi Toko Indonesia (KOIN).

Ketua UPZ Baznas Petrokimia Gresik Yusuf Wibisono mengatakan, kerja sama tersebut merupakan bagian dari program UPZ Baznas PG yang berfokus pada pemberdayaan masyarakat khususnya Mustahik di Gresik. Nantinya PG akan membantu masyarakat sekitar perusahaan untuk membangun warung atau toko kelontong online.

"Melalui program warung kelontong ini diharapkan dapat menciptakan kemandirian ekonomi masyarakat sekitar perusahaan guna menumbuhkan jiwa wirausaha bagi berbagai komunitas sekitar perusahaan PT Petrokimia Gresik dan merupakan wujud dukungan Petrokimia Gresik terhadap Pemerintah dalam menyiapkan lapangan pekerjaan, dimana selama ini serapan tenaga kerja tidak sebanding dengan bonus demografi," ujar Yusuf dalam keterangan tertulisnya.

Bentuk program itu berupa pemberian bantuan dari UPZ Baznas PG sebesar Rp250 juta melalui Toko Indonesia (KOIN) yang menyasar pada mayoritas janda tidak mampu.

Baca juga : Terus Bertumbuh, KOIN Beri Apresiasi Pada Mitra Warung Terbaik

Para penerima bantuan ini akan menjadi mitra warung KOIN, setiap mitra akan memperoleh bantuan Rp5 juta yang akan didampingi oleh KOIN dalam hal promedsos (promosi, edukasi dan sosialisasi).

Penentuan penerima bantuan ini akan melalui proses verifikasi oleh tim manajemen UPZ Baznas dengan melakukan survei kepada warga yang berhak menerima bantuan.

Melalui pemberian modal usaha itu, Yusuf berharap PG dapat meningkatkan taraf hidup khususnya mayarakat sekitar dan memajukan ekonomi mikro pada umumnya, yang tentunya sejalan dengan visi dan misi KOIN.

KOIN sebagai penyedia jalur distribusi baru akan menyiapkan teknologi berupa aplikasi mobile berbasis retail yang terintegrasi dari layanan pemesanan langsung, pemesanan antar, sampai pada pencapaian penjualan dan pendapatan total warung dan tentunya pemberian harga terbaik.

“Hal ini merupakan komitmen KOIN dalam mendukung strategi dagang kepada para mustahik hingga diharapkan dapat mahir berbisnis dan dapat teredukasi dengan baik dalam pertumbuhan retail modern yang semakin pesat,” ujar Tias Brian, selaku Chief Operational Officer KOIN.

Pengukuhan kerja sama keduanya dilakukan melakui penandatanganan nota kesepakatan (MoA) antara Yusuf dan Tias mewakili masing-masing pihak di Jakarta, Rabu (27/11). (RO/OL-7)

Berita Terkini

Read More

Poling

Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) menggunakan sistem zonasi menimbulkan polemik di tengah masyarakat. Setujukah Anda dengan kebijakan zonasi tersebut?





Berita Populer

Read More