Kamis 28 November 2019, 19:10 WIB

Budidaya Lele Sistem Bioflok Diujicoba Pertama di Denpasar

Ruta Suryana | Nusantara
Budidaya Lele Sistem Bioflok Diujicoba Pertama di Denpasar

MI/Ruta Suryana
Budidaya ikan lele dengan sistem Bioflok, dan tanaman sayuran sistem Yumina pertama kali di Denpasar, Kamis (28/11/2019).

 

KEMENTERIAN Kelautan dan Perikanan melalui Direktorat Jenderal Perikanan Budidaya Balai Perikanan Budidaya Air Tawar Mandiangin, Kalimantan Selatan membantu Kelompok Usaha Tani Yayasan Tukad Bindu Kelurahan Kesiman Denpasar Timur membangun area budidaya ikan lele dengan sistem Bioflok, dan tanaman sayuran sistem Yumina.

Bantuan tersebut diserahkan perwakilan dari Kementerian Kelautan dan Perikanan Khairul Anwar kepada Ketua Kelompok Usaha Tani Yayasan Tukad Bindu, I.B Putra Suryanta di Kawasan Tukad Bindu, Kamis (28/11/2019).

Perekayasa dari Kementerian Kelautan dan Perikanan RI, Khairul Anwar menjelaskan, area budidaya ikan lele di Kota Denpasar, khususnya Tukad Bindu ini merupakan salah satu program pemerintah. Bantuan lengkap yang diterima berupa bangunan, kolam sebanyak delapan unit, benih ikan berjumlah 28 ribu benih, dan kelengkapan lainnya seperti mesin pompa dan lampu penerangan.

"Yang tidak kalah pentingnya sistem pembibitan ikan lele ini menggunakan sistem Bioflok. Sistem pembibitan ini mengolah kandungan probiotik berupa gumpalan bakteri baik yang berasal dari organisme hidup. Sistem ini juga terintegrasi dengan sistem penanamanan tanaman Yumina (Sayur Mina) berjumlah seratus pot. Saat ini ditanami jenis cabai keriting," terangnya.

Program ini merupakan yang pertama di Kota Denpasar, selain di Tukad Bindu, Kelurahan Kesiman juga ada di Kelompok Penatih Lestari di wilayah Penatih.

"Dengan program ini kami harapkan ada peningkatan produksi perikanan terutama ikan lele di Kota Denpasar," ujar Khairul Anwar.

baca juga: Hingga November, Realisasi PAD Padang masih 59 Persen

Sementara Kepala Dinas Perikanan dan Ketahanan Pangan Kota Denpasar, A.A Bayu Brahmasta mengatakan pembibitan ikan lele di areal Tukad Bindu ini merupakan yang pertama kali dilakukan sejak dibangun Oktober lalu. Ketua Kelompok Usaha Tani Yayasan Tukad Bindu, I.B Putra Suryanta mengapresiasi bantuan area budidaya ikan lele dari Kementerian Kelautan Perikanan RI di Tukad Bindu.

"Program ini sangat membantu pemberdayaan masyarakat sekitar dan juga diharapkan dapat menjadi wahana edukasi bagi pengunjung Tukad Bindu melengkapi fasilitas lain yang sudah tersedia di sini," kata Suryanta. (OL-3)

 

Berita Terkini

Read More

Poling

Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) menggunakan sistem zonasi menimbulkan polemik di tengah masyarakat. Setujukah Anda dengan kebijakan zonasi tersebut?





Berita Populer

Read More