Kamis 28 November 2019, 16:06 WIB

KPK Serahkan Memori Gugatan Kasasi Kasus Sofyan Basir

Dhika Kusuma Winata | Politik dan Hukum
KPK Serahkan Memori Gugatan Kasasi Kasus Sofyan Basir

ANTARA FOTO/Aprillio Akbar
Juru Bicara KPK Febri Diansyah

 

KOMISI Pemberantasan Korupsi resmi mengajukan upaya kasasi atas vonis bebas mantan Direktur Utama PLN Sofyan Basir dalam perkara suap PLTU-1 Riau. KPK telah menyerahkan memori kasasi ke Pengadilan Negeri Jakarta Pusat untuk selanjutnya diteruskan ke Mahkamah Agung.

"Dengan tetap menghormati putusan pengadilan tingkat pertama, KPK memutuskan mengajukan kasasi karena berpandangan putusan tersebut bukanlah putusan bebas murni," kata Juru Bicara KPK Febri Diansyah di Jakarta, Kamis (28/11).

Febri membeberkan penyerahan memori kasasi dilakukan melalui panitera Pengadilan Tipikor Jakarta Pusat disertai dua tambahan bukti prinsip.

Baca juga: KPK Siapkan Bukti Tambahan untuk Kasasi Sofyan Basir

Tambahan bukti tersebut berupa 12 keping CD rekaman sidang dan berita acara pemeriksaan (BAP) Sofyan Basir saat memberikan keterangan dalam penyidikan dengan tersangka Eny Maulani Saragih pada 20 Juli 2018. Bukti tersebut, Febri mengimbuhkan, menunjukkan bahwa Sofyan terlibat dalam pembantuan terjadinya korupsi.

"Kami melihat, majelis hakim sendiri mengakui dalam pertimbangannya bahwa terdakwa Sofyan Basir telah terbukti melakukan perbuatan memberikan kesempatan, sarana dan keterangan untuk mempercepat proses kesepakatan PLTU Riau-1," ucap Febri menambahkan.

Menurut tim KPK, putusan bebas murni (vrijspraak) yang didapat Sofyan juga tidak tepat. Febri mengatakan majelis hakim sebenarnya sependapat adanya perbuatan-perbuatan Sofyan berupa memberikan sarana dan kesempatan terkait terjadinya suap.

Namun, majelis hakim berpendapat karena Sofyan tidak mengetahui akan adanya penerimaan suap oleh Eni Saragih dari pengusaha Johanes Kotjo, maka terdakwa diputus tidak terbukti melakukan tindak pidana pembantuan.

"Semestinya, jika majelis hakim berpendapat seperti itu, seharusnya putusan yang dihasilkan adalah putusan lepas (ontslag)." (OL-4)

Baca Juga

Dok. Kowani

Hak-Hak Kaum Perempuan Harus Terus Diperjuangkan

👤Syarief Oebaidillah 🕔Minggu 25 Oktober 2020, 00:54 WIB
Sudah banyak undang-undang maupun peraturan hukum, yang melindungi hak-hak kaum perempuan, tetapi pada kenyataannya masih banyak yang perlu...
MI/BARY FATHAHILAH

Survei Publik Sebut Kinerja Jaksa Agung Memuaskan

👤Tri Subarkah 🕔Sabtu 24 Oktober 2020, 21:53 WIB
Survei mengukur dua hal isu utama, yakni tingkat kepuasan publik terhadap kinerja pemerintahan Jokowi-Ma’ruf Amin dan kinerja para...
Ilustrasi/ Antara

Presiden: RUU Cipta Kerja Dibutuhkan untuk Reformasi Struktural

👤Dhika Kusuma Winata 🕔Sabtu 24 Oktober 2020, 21:45 WIB
"Sekali lagi, agar perekonomian rakyat segera cepat bergerak, UMKM segera tumbuh, dan peluang kerja segera bertambah luas," imbuh...

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya