Kamis 28 November 2019, 09:43 WIB

Pemerintah Hong Kong Sayangkan Keputusan Trump

Basuki Eka Purnama | Internasional
Pemerintah Hong Kong Sayangkan Keputusan Trump

AFP/NICOLAS ASFOURI
Aksi demonstrasi di Hong Kong

 

PEMERINTAH Hong Kong, Kamis (28/11), menyayangkan dengan sangat keputusan Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump yang mengesahkan Rancangan Undang-Undang yang mendukung demonstrasi prodemokrasi Hong Kong.

Pemerintah Hong Kong kemudian menuding Washington dengan sengaja ikut campur dengan urusan dalam negeri kota tersebut.

"Kedua Undang-Undang itu dengan jelas ikut campur dalam urusan dalam negeri Hong Kong," ungkap pemerintah Hong Kong dalam sebuah pernyataan resmi.

Pemerintah Hong Kong juga memperingatkan bahwa Undang-Undang tersebut akan mengirimkan pesan yang salah kepada para demonstran.

Baca juga: Trump Teken UU yang Dukung Demonstrasi Hong Kong

Sebelumnya, Presiden AS Donald Trump, Kamis (28/11) WIB, menandatangani Undang-Undang yang mendukung demonstrasi prodemokrasi di Hong Kong.

Undang-Undang HAM dan Demokrasi Hong Kong yang mendapatkan dukungan penuh dari kedua kamar di Kongres AS menyatakan dukungan untuk aksi demonstrasi di Hong Kong.

Undang-Undang itu mengharuskan Presiden AS untuk setiap tahunnya mengevaluasi status dagang istimewa Hong Kong dan mengancam mencabut status itu jika kebebasan di Hong Kong diganggu oleh Tiongkok.

Kongres AS juga menyetujui legislasi yang melarang penjualan gas air mata, peluru karet, dan perlengkatan lain yang digunakan polisi Hong Kong menghadapi para demonstran. (AFP/OL-2)

Berita Terkini

Read More

Poling

Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) menggunakan sistem zonasi menimbulkan polemik di tengah masyarakat. Setujukah Anda dengan kebijakan zonasi tersebut?





Berita Populer

Read More