Kamis 28 November 2019, 08:48 WIB

PHRI Yogyakarta Minta Manajemen Hotel Virtual Ditertibkan

Ardi Teristi Hardi | Nusantara
PHRI Yogyakarta  Minta Manajemen Hotel Virtual Ditertibkan

Ilustrasi
Ilustrai

 

PEMERINTAH diminta untuk menertibkan keberadaan manajemen hotel virtual (MHV), karena dianggap menimbulkan persaingan tidak sehat.

'Bisnis Hotel virtual seperti Reddoorz dan OYO menimbulkan dampak persaingan yang tidak sehat semakin meluas dan resistensi ini telah
dirasakan oleh hampir seluruh Indonesia,'' jelas Ketua Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) Yogyakarta Deddy Pranowo.

Menurutnya, saat ini mendekati puncak libur Natal dan Tahun Baru. Jika tidak ada pengawasan terhadap MHV, persaingan yang tidak sehat di bisnis perhotelan akan terjadi.

Dia menegaskan, MHV harus ditertibkan dengan membuat regulasi yang jelas dari pemerintah untuk mengatur bisnis hotel dengan sistem online ini. Pasalnya, selama ini mereka itu tidak memiliki badan hukum yang jelas dan menyebabkan hilangnya potensi penambahan pendapatan asli daerah (PAD) pada sektor pariwisata.

Ia menjelaskan, Badan Pimpinan Pusat (BPP) PHRI telah mendapatkan laporan tentang keresahan yang terjadi dampak dari kehadiran bisnis hotel virtual tersebut. Terdapat sejumlah peraturan dan kebijakan yang berbenturan bila disandingkan dengan pengawasan dan pengaturan aplikasi digital platform.

Deddy mencontohkan, MHV saat ini telah mengambil beberapa homestay dan kos-kosan yang secara legalitas belum memiliki izin namun mengambil alih  gedung yang tidak berizin terus dijadikan hotel. Dari segi keamanan yang tidak mumpuni layaknya standarisasi hotel yang ada. MHV juga tidak mengikuti bahkan melalaikan kewajiban membayar pajak luar negeri atau PPh pasal 26.

''Kami hanya menginginkan aksi dari pemerintah untuk mengatur sejumlah MHV tersebut agar seluruh wisatawan yang datang baik ke Yogyakarta atau ke seluruh Indonesia mendapatkan keamanan dan kenyamanan yang terbaik,'' kata Ketua PHRI Yogyakarta itu

Yogya menargetkan dapat memenuhi sekitar 90% okupansi hotel pada puncak libur Natal dan Tahun Baru. Namun, kehadiran Bisnis Hotel Virtual dapat menghambat target okupansi tersebut. (OL-11)

 

 

Baca Juga

DOK Humas Pelindo 1

Pelindo 1 Teken MoU dengan PT KAI dan PT KIM

👤Yoseph Pencawan 🕔Kamis 26 November 2020, 21:42 WIB
Dani Rusli menjelaskan, Pelindo 1 memiliki dua pelabuhan besar yang beroperasi di wilayah Sumatra Utara, yaitu Pelabuhan Belawan dan Kuala...
MI/Surya Sriyanti

OJK Berikan Pelatihan Perbankan bagi Wartawan Kalteng

👤Surya Sriyanti 🕔Kamis 26 November 2020, 20:55 WIB
UNTUK menambah wawasan tentang Perbankan, Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Provinsi Kalteng memberikan pelatihan kepada wartawan cetak dan...
DOK MI

Klaster Industri Dominasi Penambahan Kasus Covid-19 di Karawang

👤Cikwan Suwandi 🕔Kamis 26 November 2020, 20:32 WIB
Fitra menambahkan untuk kapasitas tempat tidur di rumah sakit Covid-19, saat ini penuh. Karena itu, Pemkab Karawang menyediakan ruang...

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya