Rabu 27 November 2019, 22:50 WIB

Dicecar Revitalisasi TIM, DPRD Pangkas Anggaran Jakpro Rp400 M

Insi Nantika Jelita | Megapolitan
Dicecar Revitalisasi TIM, DPRD Pangkas Anggaran Jakpro Rp400 M

MI/Pius Erlangga
Proses revitalisasi TIM

 

DEWAN Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) DKI Jakarta sepakat memangkas anggaran PT Jakarta Propertindo (Jakpro) sebesar Rp400 miliar. Kesepakatan itu terjadi dalam rapat pimpinan gabungan (rampimgab) pengesahan Kebijakan Umum Anggaran-Prioritas Plafon Anggaran Sementara (KUA-PPAS) dan Rancangan APBD 2020 DKI Jakarta

"Mohon teman-teman banggar (badan anggaran) ini saya putuskan Jakpro ya. Mungkin saya dan kalian kurang puas. Tapi saya putuskan sebagai hakim bahwa jakpro tetap diputuskan (anggaran) jadi Rp2,7 triliun, setuju?" ucap Ketua DPRD DKI Jakarta, Prasetyo Edi Marsudi di Ruang Paripuran DPRD DKI, Jakarta, Rabu (27/11).

"Setuju.." kata seluruh peserta rapat banggar secara serentak, yang diikuti ketukan palu sekali oleh Prasetyo.

Sebelum pengesahan tersebut, banjir interupsi mewarnai rapat banggar itu. Wakil Ketua DPRD DKI dari Fraksi Gerindra M Taufik meminta Jakpro selaku pengelola revitalisasi Taman Ismail Marzuki, untuk menghilangkan rencana pembangunan hotel bintang 5 di tempat kebudayaan tersebut.

"Mau namanya apa terserah pokoknya ada tempat nginep namanya wisma atau apa, saya kira itu kurang menarik bagi masyarakat. Kalau itu kita hilangkan. Sudah enggak usah ada hotel disitu Pak," tegas Taufik kepada Direktur Utama PT Jakpro Dwi Wahyu Daryoto.

Baca juga : DKJ Setuju Pembangunan Hotel TIM

Di depan anggota DPRD, Dwi mengatakan revitalisasi TIM sebagai bentuk optimalisasi pusat kebudaayan tersebut. Ia mengatakan tidak masalah apabila dipotong hingga Rp400 miliar, dari anggaran yang diajukan sebelumnya yakni Rp3,1 triliun.

"Saya pikir enggak begitu besar Rp400 miliar. Tapi kalau sampai dipotong 400 ini membawa dampak untuk yang lain. Wisma tetap dibangun untuk seniman. Kalau wisma itu nanti diatasnya ada galeri pusat untuk dokumentasi sejarah," jelas Dwi.

Prasetyo juga mengajukan beberapa pertanyaan ke Dwi perihal rencana pembangunan hotel bintang 5 di TIM tersebut. Ia meminta Dwi agar tegas dalam memaparkan program revitalisasi.

"Memang ada rencana Jakpro membangunan hotel disitu?" tanya Pras.

Lalu Dwi menjawab, "Ada pak untuk optimalisasi. Kurang lebih Rp50-60 miliar,"

Pras balik menimpal, "Kalau wisma dibangun apakah dibelakangnya ada hotel lagi? Ini seniman pak, ini sangat sensitif. Makanya, kita rapat banggar bersama teman-teman ini ada angka yang harus kita bahas," jelas Pras.

Dwi pun menegaskan tidak ada pembangunan hotel, melainkan hanya membangun wisma. (OL-7)

Baca Juga

MI/ANDRI WIDIYANTO

Waspadai Penipuan Lowongan Kerja di Transjakarta

👤Putri Anisa Yuliani 🕔Selasa 24 November 2020, 16:29 WIB
Hal ini mengingat maraknya penipuan lowongan kerja yang mengatasnamakan Transjakarta di media sosial belakangan...
ANTARA FOTO/Indrianto Eko Suwarso

Pemprov DKI Terbitkan 105 Ribu Izin UMKM

👤Putri Anisa Yuliani 🕔Selasa 24 November 2020, 16:07 WIB
Untuk mendorong agar UMKM di Jakarta terus bertumbuh, Pemprov DKI Jakarta menyelenggarakan program 'Antar Jemput Izin...
ANTARA FOTO/Maulana Surya

Ular Sanca dan Ular Kobra Hantui Warga Depok

👤Kisar Rajaguguk 🕔Selasa 24 November 2020, 16:02 WIB
DPKP Kota Depok mengevakuasi 2 induk ular sanca, 10 telur ular sanca dan 1 ekor induk ular kobra, 6 ekor anak ular...

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya