Kamis 28 November 2019, 00:00 WIB

Trump Diundang Hadir di Pemeriksaan

Trump Diundang Hadir di Pemeriksaan

AFP
Presiden Amerika Serikat Donald Trump

 

KOMITE Kehakiman DPR AS mengatakan akan memulai sidang penyelidikan pemakzulan Presiden AS Donald Trump fase berikutnya pada Rabu (4/12). Pada fase itu, Trump dan pengacaranya akan diundang untuk hadir.

Ketua Komite Kehakiman DPR AS Jerry Nadler mengatakan sidang pemakzulan perdana Trump yang dapat mengarah pada tuntutan resmi tersebut akan dimulai pada pukul 10:00 waktu setempat. Fase ini dimulai setelah tahap sesi audiensi para saksi selesai pekan lalu. “Komite menantikan partisipasi Anda dalam penyelidikan pemakzulan karena komite memenuhi tugas konstitusionalnya,” tulis Nadler dalam surat kepada Trump.

“(Sidang berikutnya) akan membahas dasar historis dan konstitusional dari pemakzulan, dan apakah tindakan Anda yang dituduhkan menuntut DPR menggunakan kewenangannya untuk mengadopsi pasal-pasal pemakzulan,” tambahnya.

Undangan Trump untuk menghadiri sidang komite kehakiman dilakukan di bawah aturan prosedural yang disahkan oleh DPR bulan lalu. Aturan tersebut juga memperkenankan penasihat Trump menanyai saksi yang dipanggil.

Nadler dalam suratnya juga mengingatkan Trump bahwa jika dia terus menolak untuk mengizinkan staf administrasi bersaksi atau menyerahkan dokumen yang dicari oleh penyelidikan, ketua dapat menentukan penyelesaian yang tepat, termasuk menolak permintaan presiden untuk menanyai saksi.

Sebelumnya, Demokrat yang memimpin jalannya penyelidikan pemakzulan Trump mengatakan bahwa mereka dapat merilis laporan yang merinci kesalahan Trump segera setelah anggota parlemen kembali ke Kongres pascareses perayaan Thanksgiving pekan depan.

Ketua Komisi Intelijen DPR AS Adam Schiff yang memimpin dua minggu audiensi publik mengatakan ia berhasil mengungkap sejumlah besar bukti penyalahgunaan kekuasaan Trump, meskipun adanya upaya untuk menghalangi jalannya penyelidikan pemakzulan oleh Trump dan pemerintahannya.

Schiff mengatakan bukti secara meyakinkan menunjukkan bahwa Trump mengkondisikan pertemuan Gedung Putih dengan Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky dan bantuan militer AS kepada Ukraina, untuk melakukan penyelidikan yang akan membantunya dalam kampanye Pilpres AS 2020 mendatang.

Penyelidikan yang dimintakan Trump tersebut termasuk penyelidikan terhadap pesaing utamanya dari Demokrat, Joe Biden, dengan sebuah perusahaan energi Ukraina. Di mana putera Joe Biden, Hunter Biden duduk sebagai dewan komisaris di perusahaan gas raksasa tersebut. (AFP/Uca/X-11)

Berita Terkini

Read More

Poling

Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) menggunakan sistem zonasi menimbulkan polemik di tengah masyarakat. Setujukah Anda dengan kebijakan zonasi tersebut?





Berita Populer

Read More