Kamis 28 November 2019, 00:35 WIB

Twitter Berancang-ancang Hapus Akun Nganggur

Irana Shalindra | Weekend
Twitter Berancang-ancang Hapus Akun Nganggur

AFP/Glenn Chapman
Twitter akan menghapus akun yang berbulan-bulan tak aktif.

Twitter (TWTR) memiliki pesan untuk siapa saja yang jarang mengaktifkan akun mereka: Gunakan atau hilangkan.

Perusahaan teknologi tersebut, pada Selasa (26/11), memperingatkan, pengguna yang tidak login selama 6 bulan dapat kehilangan akunnya.

"Kami berupaya membersihkan akun tidak aktif untuk menyajikan informasi yang lebih akurat dan kredibel yang dapat dipercaya orang di Twitter," kata juru bicara Twitter kepada CNN Business. "Bagian dari upaya ini adalah mendorong orang untuk secara aktif masuk."

Langkah ini tidak akan memengaruhi mereka yang menghabiskan waktu menyimak lini masa kendati tidak banyak berkicau. Twitter mendefinisikan aktivitas dengan masuk, dan mengakui bahwa "tidak semua tanda aktivitas akun dapat dilihat oleh publik," menurut pedoman kebijakan yang diuraikan di situs webnya.

Tidak jelas kapan tepatnya akun akan mulai dibersihkan, atau berapa banyak pengguna yang akan terdampak. Perusahaan itu mengatakan sedang menjangkau "banyak akun" yang tidak memenuhi persyaratannya, tetapi menolak untuk membagi waktu atau perkiraan jumlah yang dianggap tidak aktif. Penonaktifan juga akan memakan proses berbulan-bulan, tidak sekali waktu.

Rencana penghapusan akun nonaktif tersebut menyusul munculnya desakan terhadap Twitter untuk 'merapikan' platformnya. Pembuat kebijakan telah lama meminta perusahaan teknologi itu untuk menindak halaman palsu atau feed yang digunakan untuk menyebarkan disinformasi dan penyalahgunaan lainn.

Perusahaan secara rutin menghapus spam atau halaman otomatis, dan mengatakan "fokusnya adalah semakin proaktif mengidentifikasi akun dan perilaku yang bermasalah." (CNN/M-2)

 

Berita Terkini

Read More

Poling

Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) menggunakan sistem zonasi menimbulkan polemik di tengah masyarakat. Setujukah Anda dengan kebijakan zonasi tersebut?





Berita Populer

Read More