Rabu 27 November 2019, 06:43 WIB

Aparat Jaga Ketat Pabrik PCC di Tasikmalaya

Kristiadi | Nusantara
Aparat Jaga Ketat Pabrik PCC di Tasikmalaya

MI/Kristiadi
Badan Narkotika Nasional mengamankan narkoba jenis PCC di Kampung Awilega, Kelurahan Gunung Gede, Kecamatan Kawalu, Kota Tasikmalaya.

 

ANGGOTA Polres Tasikmalaya Kota bersama TNI menjaga ketat rumah kontrakan yang memproduksi narkoba jenis obat PCC di kawasan Kampung Awilega, Kelurahan Gunung Gede, Kecamatan Kawalu, Kota Tasikmalaya.

Dua tersangka telah diamankan polisi yakni Muhamad Joko Pamungkas, 25 warga Binangun, Kelurahan Jatimulyo, Kecamatan Kuwarasan, Kabupaten Kebumen dan Trihadi Wiharto, 40, warga Kabupaten Cilacap, Jawa Tengah. Keduanya dibawa ke Polres Tasikmalaya Kota setelah ditangkap di rumah berkedok pabrik sumpit itu.

Penggerebegan dilakukan tim gabungan dari Direktur Penindakan dan Pengejaran (Dakjar) Badan Narkotika Nasional (BNN), dan Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) Jawa Barat bersama Dit IV Mabes Polri. Aparat mengamankan barang bukti obat berjenis PCC siap edar, siap cetak, bahan pembuat baku obat, 7 alat mesin cetakan obat berlogo dan 1 oven (pemanas).
 
"Rumah kontrakan itu milik Oding Rohandi. Di belakangnya pun terdapat pabrik sumpit bambu dan tusuk sate. Masyarakat mengetahui adanya pabrik sumpit bambu sudah berjalan tahunan. Mereka tidak pernah melihat produksi obat-obatan," kata Ujang, 53, warga Kecamatan Kawalu, Selasa (26/11/2019) malam.

baca juga: BNN Ungkap Produksi dan Peredaran Pil PCC di Jabar dan Jateng

Warga tidak pernah menaruh curiga terhadap Trihadi Wiharto yang mengontrak rumah untuk dijadikan usaha sumpit dan tusuk sate ini. Ujang mengatakan pemilik rumah juga jarang berkomunikasi dengan warga. Namun dari laporan warga, sering kali ada truk box yang keluar masuk dari pabrik tersebut. (OL-3)

Berita Terkini

Read More

Poling

Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) menggunakan sistem zonasi menimbulkan polemik di tengah masyarakat. Setujukah Anda dengan kebijakan zonasi tersebut?





Berita Populer

Read More