Rabu 27 November 2019, 08:50 WIB

Kemakmuran Menjadi Fokus Bersama

Akmal Fauzi | Internasional
Kemakmuran Menjadi Fokus Bersama

Dok. Biro Pers Setpres
Presiden Joko Widodo menyimak pemaparan saat mengikuti ASEAN-Republic of Korea Summit di Busan Exhibition and Convention Center, Busan.

 

PRESIDEN Joko Widodo menyampaikan betapa pentingnya bagi ASEAN dan Korea merancang kerja sama untuk 30 tahun mendatang demi kemakmuran bersama di kawasan tersebut.

Prediksi ekonomi dunia di 2050 itu dibuat berdasarkan riset terhadap 32 negara dengan pendapatan domestik bruto (PDB) terbesar  yang mewakili kurang lebih 85% PDB dunia.

"Laporan tersebut memperkirakan terjadi pergeseran signifikan dari emerging economies yang akan melampaui negara maju," ungkap Presiden Jokowi saat berbicara pada ASEAN-Republic of Korea (RoK) Summit Plenary Season 1 di Busan Exhibition and Convention Center, Busan, Korea Selatan, seperti disampaikan dalam keterangan resmi Biro Pers, Media, dan Informasi Sekretariat Presiden, kemarin.

Presiden lalu mengusulkan fokus prioritas kerja sama ASEAN-RoK ialah bidang perdagangan, investasi, pendidikan, riset dan teknologi, ekonomi kreatif, serta pengembangan energi terbarukan.

Ekosistem dan instrumen pendukung kerja sama ASEAN-RoK juga harus diperkuat. Indonesia, karena itu, menyambut baik rencana pendirian ASEAN-RoK Science and Technology Centre di Jakarta pada 2020.

Indonesia juga mengundang Korea Selatan untuk ikut dalam Indo-Pacific Connectivity and Infrastructure Forum di Jakarta pada 2020.

Sementara itu, pada acara Leaders' Retreat Luncheon di APEC Nurimaru House, Busan, Presiden Jokowi menegaskan pentingnya perdamaian dan stabilitas di Semenanjung Korea secara berkelanjutan.

Lebih lanjut, Jokowi mengatakan pesan penting perdamaian dan dialog perlu terus disampaikan kepada Korea Utara, termasuk oleh ASEAN. Presiden juga menekankan bahwa Indonesia mendukung upaya denuklirisasi di Semenanjung Korea.

Presiden Jokowi dan sejumlah menteri, kemarin, juga menghadiri penandatanganan nota kesepahaman antara pemerintah Indonesia dan Hyundai Motor Company di pabrik Hyundai Motor di Ulsan, Korea Selatan. Hyundai nantinya akan membangun pusat manufaktur pertama di ASEAN yang berbasis di Kota Deltamas, Cikarang Pusat, Kabupaten Bekasi, Jawa Barat. (Mal/Try/X-11)

Berita Terkini

Read More

Poling

Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) menggunakan sistem zonasi menimbulkan polemik di tengah masyarakat. Setujukah Anda dengan kebijakan zonasi tersebut?





Berita Populer

Read More