Selasa 26 November 2019, 22:05 WIB

Sengitnya the Guardian Kontra Singo Edan

Despian Nurhidayat | Sepak Bola
Sengitnya the Guardian Kontra Singo Edan

ANTARA/NOVA WAHYUDI
Pemain Bhayangkara FC Bruno De Oliveira Matos (kanan)

 

BHAYANGKARA FC akan menjamu Arema Malang dalam laga lanjutan Liga 1 2019, Rabu (27/11). Pertandingan yang mempertemukan dua tim yang tengah berada di posisi aman klasemen sementara ini, diyakini akan berlangsung sengit.

Pasalnya, kedua tim punya catatan positif yang menjadi bekal bagi pertemuan mereka di Stadion PTIK, Jakarta. Hal ini tentunya akan membuat prediksi antara keduanya berimbang.

Sebagai tuan rumah, Bhayangkara FC punya modal kuat dengan mencatatkan belum terkalahkan dalam lima laga terakhir. Tim yang memiliki julukan the Guardian ini mencatatkan tiga kemenangan dan dua hasil imbamg sebelumnya.

Bahkan, tim asuhan  Paul Munser  ini berhasil mengalahkan Madura United dengan skor 2-1 pekan lalu. Tentunya ini akan menjadi pemicu semangat bagi para pemain.

Sementara itu, dari kubu lawan, Arema FC memiliki alasan lain untuk bisa merebut kemenangan. Tim berjuluk Singo Edan ini tercatatkan selalu berhasil mengungguli tuan rumah.

Dalam 10 pertemuan terakhir dengan Bhayangkara FC, Singo Edan berhasil memenangkan 7 laga. Sisanya dua hasil imbang dam satu kekalahan.

Namun, ada hal lain yang justru membuat Arema FC tidak diuntungkan. Dua pemain andalan mereka yakni Makan Konate dan bek sayap Alfin Tuasalamony dipastikan akan absen dalam pertandingan krusial ini.

Alfin mendapatkan sanksi satu pertandingan buntut perilaku provokasi kepada pendukung tuan rumah pada laga melawan Persib Bandung awal November lalu. Sedangkan Makan Konate terkena hukuman akumulasi kartu kuning.

Konate mendapatkan kartu kuning pada laga sebelumnya melawan Persija Jakarta Sabtu kemarin, dan membuat koleksi kartu kuning miliknya berjumlah tiga kartu. (R-2)

Berita Terkini

Read More

Poling

Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) menggunakan sistem zonasi menimbulkan polemik di tengah masyarakat. Setujukah Anda dengan kebijakan zonasi tersebut?





Berita Populer

Read More