Selasa 26 November 2019, 21:35 WIB

Kudus Kembangkan PAUD Menuju Era Industri 4.0

media indonesia | Humaniora
Kudus Kembangkan PAUD Menuju Era Industri 4.0

DOK. PGB Kudus
Penampilan anak-anak PAUD dalam acara Konferensi Guru & Festival PAUD di Kabupaten Kudus, pada Selasa (26/11).

 

KABUPATEN Kudus menjadi saksi transformasi Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) yang telah mengembangkan berbagai praktik inovatif pembelajaran berbasis bermain dalam menyikapi pesatnya perkembangan revolusi industri 4.0.

Konferensi Guru dan Festival Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD), di Kabupaten Kudus, Jawa Tengah, pada 26-27 November 2019, memberikan peluang bagi pendidik dari berbagai lembaga PAUD di Kudus untuk berbagi hasil penerapan play-based learning atau pembelajaran berbasis bermain yang telah berhasil memberikan dampak pada anak didik. Diantaranya, dalam pengembangan keterampilan 4C (Critical Thinking, Creativity, Communication, and Collaboration) yang sangat penting untuk menyiapkan generasi penerus menghadapi tantangan dan peluang abad 21.

Sebanyak 51 pendidik dari 11 lembaga ikut berbagi praktik baik dalam Konferensi yang diadakan di Pusat Belajar Guru (PBG) Kudus pada 26 November 2019, dalam rangka peringatan Hari Guru Nasional. Topik penelitian mereka beragam, diantaranya Mendorong antusias belajar generasi 4.0 melalui Concrete Experiential Learning, Melibatkan peran serta masyarakat dalam pembelajaran PAUD melalui program Kula Nuwun, dan Pembelajaran berbasis bermain melalui penelitian kebunku dalam mengembangkan numerasi dasar anak TK B.

"Kudus telah menjadi saksi sikap belajar sepanjang hayat atau lifelong learning telah dibentuk sejak anak usia dini oleh guru PAUD yang juga tidak berhenti belajar dan berinovasi," ungkap Kepala Pusat Pengembangan Pendidikan Anak Usia Dini dan Pendidikan Masyarakat (PP PAUD dan Dikmas) Jawa Tengah, Djajeng Baskoro, Selasa (26/11).

Ketua Panitia Konferensi Wening Damayanti mengatakan bahwa masa-masa di PAUD merupakan tahapan penting dan unik dalam kehidupan anak yang seharusnya diisi dengan proses pembelajaran berbasis bermain. 

"Konferensi Guru dan Festival PAUD ini memberikan kesempatan bagi lebih dari 200 pendidik PAUD Kudus untuk datang bersama belajar serta melihat praktik-praktik yang telah kami mulai untuk menjawab tantangan PAUD saat ini," ujar Wening yang juga salah satu pengelola di Pusat Belajar Guru (PBG) Kudus, serta pengajar di PAUD Masehi Kudus. (RO/R-2)

Berita Terkini

Read More

Poling

Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) menggunakan sistem zonasi menimbulkan polemik di tengah masyarakat. Setujukah Anda dengan kebijakan zonasi tersebut?





Berita Populer

Read More