Selasa 26 November 2019, 21:24 WIB

Appreciation Day 2019, Bentuk Apresiasi Kemensos pada SDM PKH

mediaindonesia.com | Humaniora
Appreciation Day 2019, Bentuk Apresiasi Kemensos pada SDM PKH

Istimewa/Kemensos
Acara Talkshow dan Malam Keakraban PKH Appreciation Day 2019, Senin (25/11) malam.

 

MENTERI Sosial (Mensos) Juliari P. Batubara mengapresiasi kinerja sumber daya manusia (SDM) dan pemerintah daerah dalam Program Keluarga Harapan (PKH) lewat gelaran acara PKH Appreciation Day 2019 di Makassar, Sulawesi Selatan (Sulsel).

Direktur Jenderal Perlindungan dan Jaminan Sosial, Harry Hikmat, yang mewakili Mensos, secara resmi membuka acara yang dikemas dalam bentuk Talkshow dan Malam Keakraban PKH Appreciation Day 2019, Senin (25/11) malam.

Harry mengatakan acara PKH Appreciation Day disebut sebagai sebuah ajang untuk memberikan motivasi kepada seluruh pelaku yang selama ini terlibat dalam pelaksanaan PKH.

"Ini semua dilakukan agar dedikasi yang sudah diberikan oleh pihak-pihak terkait untuk kepentingan program selama ini betul-betul bisa mendapatkan perhatian sehingga bisa terawat dan juga berkembang lebih lanjut," kata Harry.

PKH merupakan satu program prioritas nasional yang perlu mendapat dukungan banyak pihak. Untuk itu, kegiatan ini diciptakan untuk bisa mengevaluasi sekaligus memastikan dukungan dari berbagai pihak bisa tumbuh dan terus berkembang.

Melalui Appreciation Day ini, lanjut Harry, diharapkan dapat memberikan manfaat, bukan hanya untuk para pendamping, tetapi juga seluruh perangkat PKH atas pengabdian mereka kepada program ini.

"Karena itulah, pada saat malam puncak Appreciation Day, kita hadirkan para mitra kerja. Begitu pula stakeholder seperti Gubernur, Bupati, hingga Walikota dari sejumlah daerah, yang selama ini sudah memberikan perhatian lebih dari provinsi maupun kabupaten lain turut dihadirkan," ujar Harry di hadapan ratusan peserta yang hadir.

Di antara rangkaian acaranya, ekspos kinerja dan penjurian menjadi agenda inti. Adapun beberapa kategori penilaian yang akan diberikan penghargaan meliputi inisiatif pendamping PKH dalam melakukan pendampingan, kompetensi aplikator dalam pengolahan data, hingga fungsi koordinasi masing-masing koordinator, baik di level kabupaten, kota, provinsi, bahkan regional.

"Kunci dalam penjurian dan yang dipastikan akan mendapatkan apresiasi adalah mereka yang betul-betul secara serius telah berhasil menunjukkan bahwa PKH berdampak pada peningkatan taraf kesejahteraan dari keluarga yang selama ini mereka dampingi atau mencapai graduasi sejahtera mandiri," terang Harry.

Hal ini, dikatakan Harry, ditunjukkan dengan adanya bukti nyata sejumlah prestasi dari keluarga PKH yang graduasi, sehingga mereka sudah lebih sejahtera dengan tidak lagi bergantung pada bantuan pemerintah.

"Itu bagian key point yang kita ingin lihat bersama nanti dalam rangkaian demi rangkaian acara Appreciation Day untuk PKH", pungkasnya.

Acara pembukaan berlangsung hangat dan penuh keakraban karena sepanjang acara diselingi dengan nyanyian dan tawa suka cita dari seluruh peserta yang hadir memenuhi ruangan.

Acara semakin meriah dengan dihadirkannya empat duta PKH asal Medan, Vivi Wijaya, kemudian Bali, Putu Ayu Sada Devi Pradnyadari, dan Nusa Tenggara Barat (NTB), Sri Maya Dian Lestari, serta Jakarta, Stefani Cecillia yang mampu menghangatkan suasana.

Pada malam pembukaan, hadir sebanyak 300 peserta yang berasal dari 34 unsur dinas sosial provinsi, pendamping PKH, koordinator kabupaten (Korkab), loordinator kota (Korkot), koordinator wilayah (Korwil), koordinator regional (Korreg), aplikator pengolah data (ADP) provinsi/kabupaten, pekerja sosial supervisor, dan KPM PKH serta KPM berprestasi.

Untuk diketahui, Appreciation Day ini merupakan kali ketiga setelah tahun-tahun sebelumnya digelar di Surabaya dan Cibubur. Sementara tahun 2019 ini, Makassar terpilih menjadi tuan rumah pelaksanaan acara.

Acara ini berlangsung selama empat hari, terhitung sejak 25 hingga 28 November 2019, dengan puncaknya pada 27 November 2019 yang akan dihadiri Mensos Juliari P. Batubara. (OL-09)
 

Berita Terkini

Read More

Poling

Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) menggunakan sistem zonasi menimbulkan polemik di tengah masyarakat. Setujukah Anda dengan kebijakan zonasi tersebut?





Berita Populer

Read More