Rabu 27 November 2019, 03:20 WIB

Doctorshare Fokus Layani Wilayah 3T

MI | Humaniora
Doctorshare Fokus Layani Wilayah 3T

ANTARA
Doctorshare fokus layani wilayah desa tertinggal

 

SETELAH satu dekade, Yayasan Dokter Peduli atau Doctorshare tetap fokus memberikan pelayanan di bidang kesehatan secara gratis bagi masyarakat di wilayah tertinggal, terdepan, dan terluar (3T) Indonesia.

Sejak berdiri pada 19 November 2009, organisasi kemanusiaan nirlaba ini telah melakukan 3.291 operasi mayor, 5.538 operasi minor, 2.464 perawatan gigi, 58.859 pelayanan rawat jalan dan konsultasi, penyuluhan kesehatan kepada 11.856 warga, serta 2.227 USG pemeriksaan kandungan.

Hal itu dilakukan dalam rangka mewujudkan layanan kesehatan yang sama bagi semua rakyat Indonesia, baik di kota maupun desa.

"Ini bukan hanya menjadi tugas pemerintah, melainkan tugas kita bersama untuk mewujudkannya," kata pendiri Doctorshare Lie Dharmawan di Jakarta, Sabtu (23/11).

Rumah Sakit Apung (RSA), Dokter Terbang, Klinik Tuberkulosis, dan Panti Rawat Gizi (PRG) ialah sejumlah layanan yang diberikan Doctorshare secara gratis kepada masyarakat di wilayah 3T.

Lie mengatakan, tiga RSA yang dibangun Doctorshare, yakni RSA dr Lie Dharmawan, RSA Nusa Waluya I, dan RSA Nusa Waluya II memiliki fasilitas yang tak kalah dengan rumah sakit lainnya, mulai poliklinik, instalasi gawat darurat (IGD), laboratorium, peralatan rontgen, dan kamar bedah.

"Bahkan, kita menyediakan 44 tempat tidur untuk pasien rawat inap," imbuh Lie.

Saat ini, RSA Nusa Waluya II tengah berlabuh di dekat dermaga Baywalk Pluit, Jakarta Utara, untuk menambah alat kesehatan canggih terkini, termasuk untuk bedah laparoscopy.

Direktur Pelayanan Kesehatan Primer Kementerian Kesehatan Saraswati berharap program RSA terus berjalan dan memberi manfaat bagi sesama. "Karena kami enggak mungkin bekerja sendiri. Ini yang kita harapkan pada private sektor agar ikut andil dalam melayani masyarakat," ucap Saraswati. (Rif/H-2)

Berita Terkini

Read More

Poling

Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) menggunakan sistem zonasi menimbulkan polemik di tengah masyarakat. Setujukah Anda dengan kebijakan zonasi tersebut?





Berita Populer

Read More