Selasa 26 November 2019, 19:55 WIB

Ciputra International Beri Peluang Miliki Kantor Startup

Anton Kustedja | Ekonomi
Ciputra International Beri Peluang Miliki Kantor Startup

Ist
General Manager Marketing Ciputra Group, Andreas Raditya, memperlihatkan maket tower kedua Ciputra International di kawasan Jakbar.

 

KAWASAN Puri Indah, Jakarta Barat, merupakan salah satu kawasan di Ibu Kota Jakarta yang perkembangan propertinya kian pesat. Dalam pengembangannya, Pemerintah Provinsi DKI mengemas kawasan ini sebagai kawasan pusat bisnis (Central Business Distict) di Jakarta Barat.

Beberapa pengembang besar masuk ke kawasan ini untuk membangun beragam produk properti, salah satunya Ciputra Group. Perusahaan properti milik DR.l (HC) Ir Ciputra ini mengembangkan sebuah kawasan superblok yang dikenal dengan nama Ciputra International.

General Manager Marketing Ciputra Group, Andreas Raditya, menegaskan, dalam beberapa tahun terakhir kawasan ini berkembang pesat karena pembangunan infrastruktur yang masif. Salah satunya ialah ruas Tol Jakarta Outer Ring Road (JORR) W2 yang memudahkan akses ke lokasi-lokasi penting di Jakarta, seperti Bandara Soekarno-Hatta dan Pelabuhan Tanjung Priok.

Selain itu, pertemuan kedua ruas tol tersebut membuat lokasi kawasan Puri Indah menjadi sangat strategis.

"Ciputra International dikembangkan di lahan seluas 7,4 hektare dengan bentuk mixed use development yang terdiri atas 10 menara dengan 6 menara perkantoran, 3 menara apartemen dan 1 menara hotel berbintang 5 yang berkonsep Integrated Complex’s," jelas Raditya di acara Agent Gathering Ciputra International, di Jakarta, akhir pekan lalu.

Dalam Agent Gathering yang dihadiri sekitar 50 agen properti wilayah Jabodetabek itu, Raditya mengatakan, Ciputra International dikonsep langsung oleh Pak Ci--sapaan karib untuk sang pemilik-- dengan melihat perkembangan kawasan ini jauh ke depan, sebagai kawasan internasional.

Konsep modern ini menyatukan hunian dan perkantoran dengan segala fasilitasnya untuk memberikan kemudahan bagi mereka yang tinggal dan bekerja di Ciputra International. Para pekerja yang berkantor di Ciputra International tentu lebih memilih tinggal dalam kawasan ini karena sangat memudahkan dan sangat hemat waktu karena tinggal dalam lokasi yang sama dengan tempat kerja.

“Selain itu, kami juga melihat kebutuhan para generasi milenial yang membutuhkan hunian di pusat kota yang dekat dengan segala fasilitas yang terintegritas. Pun sebaliknya, mereka yang bekerja di perkantoran Ciputra International pada akhirnya membeli dan juga ada yang menyewa di apartemen yang ada di Ciputra International,” jelas Raditya.


Baca juga: Kembangkan Mobil Listrik, Pelaku Usaha Minta Insentif


Saat ini, Ciputra International menawarkan tower keduanya yaitu San Fransisco yang dibuka dengan harga mulai dari Rp800juta-an dengan total 412 unit yang terdiri atas beberapa tipe mulai dari studio, one bedroom, two bedroom, dan three bedroom.

Ciputra International juga sedang merampungkan tower perkantoran kedua yakni Propan Tower.

"Tower ini sudah topping off pada kuartal kedua lalu. Sebelumnya tower pertama yang bernama Tokopedia Care Tower sudah beroperasi sejak 2 tahun lalu dengan tingkat okupansinya sebanyak 80%," terang Raditya.

Selain memasarkan ruang perkantoran yang berukuran luas di Propan Tower, marketing Ciputra Interational juga menawarkan startup office. Ruang perkantoran mini berukuran mulai dari 20 meter persegi ini diperuntukkan bagi para pengusaha dengan perusahaan rintisan yang baru memulai usaha atau yang dikenal dengan nama young enterpreneur.

Segmen pasarnya untuk bisnis perusahaan jasa dan kreatif, seperti mereka yang bergerak di bidang IT, bisnis berbasis konten kreatif, lawyer, aplikator, dan lainnya.

"Biasanya mereka kebingungan untuk mencari tempat yang representatif, nah kita memberikan pilihan dengan mengembangkan produk startup office di Ciputra International untuk memudahkan para entrepreneur muda tersebut memulai bisnisnya,” tegas Raditya.

Kehadiran produk ruang kantor mini yang diperuntukan untuk startup ini tentunya memberikan nilai lebih bagi para entrepreneur muda tersebut. Karena ditawarkan degan harga Rp800 jutaan dan mereka sudah dapat memiliki ruang kantor representatif dan prestisius di dalam kawasan Ciputra International. Apalagi dalam pembeliannya, cara bayar yang diberikan oleh marketing Ciputra International cukup bersahabat dengan jangka waktunya cukup lama.

"Startup office ini hadir untuk memenuhi kebutuhan para entrepreneur muda yang tidak dapat dipungkiri juga adalah salah satu customer potensial kami saat ini. Mereka kita akomodir di kawasan Ciputra International daripada mereka membeli ruko di kawasan sekitar sini yang harganya sudah cukup tinggi," tegas Raditya.

Raditya juga menyebutkan bahwa fasilitas yang di dapat para entrepreneur di startup office sama dengan konsumen lainnnya. (RO/OL-1)

 

Berita Terkini

Read More

Poling

Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) menggunakan sistem zonasi menimbulkan polemik di tengah masyarakat. Setujukah Anda dengan kebijakan zonasi tersebut?





Berita Populer

Read More