Selasa 26 November 2019, 23:00 WIB

BPRD Jaktim Tagih PBB 4 Korporasi Rp20,6 miliar

BPRD Jaktim Tagih PBB 4 Korporasi Rp20,6 miliar

ANTARA
BPRD Jaktim Tagih PBB 4 Korporasi Rp20,6 miliar

 

SUKU Badan Pajak dan Retribusi Daerah (BPRD) Jakarta Timur melakukan penagihan PBB-P2 terhadap empat korporasi dengan nilai total tunggakan pajak mencapai Rp20,6 miliar.

Penagihan dilakukan dengan menyampaikan surat paksa kepada empat korporasi Wajib Pajak (WP) yang menunggak kewajiban.

Kepala Badan Pajak dan Retribusi Daerah DKI Faisal mengatakan bahwa ia sudah mengerahkan seluruh jajarannya untuk melakukan penagihan aktif dengan surat paksa kepada wajib pajak yang masih menunggak. “Kami sudah mengerahkan tim juru sita untuk melakukan penagihan aktif dengan surat paksa kepada wajib pajak yang masih belum melunasi tunggakan pajak PBB,” ungkap Faisal, Selasa (26/11).

Penagihan aktif dengan Surat Paksa 2019 ini merupakan tahap yang ke-2 dan dilakukan kepada empat Wajib Pajak PBB-P2. Keempat korporasi tersebut meliputi PT Cakra Sarana Persada, PT INT. Indonesia Health Care, PT Kebun Bunga, dan PooL PPD DEPO milik BUMN.

Kepala Suku Badan Pajak dan Retribusi Daerah Jakarta Timur Johari mengatakan, pihaknya telah melakukan tahapan penagihan aktif dengan pemasangan papan Penunggak Pajak yang dilengkapi dengan berita acara, tahapan konfirmasi Pembayaran Pajak dan penyampaian Surat Teguran kepada empat perusahaan tersebut. (Put/J-1)

 

Berita Terkini

Read More

Poling

Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) menggunakan sistem zonasi menimbulkan polemik di tengah masyarakat. Setujukah Anda dengan kebijakan zonasi tersebut?





Berita Populer

Read More