Selasa 26 November 2019, 18:20 WIB

Kembangkan Mobil Listrik, Palaku Usaha Minta Insentif

Andhika Prasetyo | Ekonomi
Kembangkan Mobil Listrik, Palaku Usaha Minta Insentif

Antara/Muhammad Iqbal
Mobil hybrid BMW i8

 

PELAKU usaha berharap pemerintah memberikan insentif untuk pengembangan kendaraan bermotor listrik di Tanah Air.

Executive General Manager Toyota-Astra Motor Fransiscus Soerjopranoto mengungkapkan Indonesia bukanlah satu-satunya negara di Asia Tenggara yang menggebu-gebu membangun industri mobil listrik.

Malaysia, Thailand dan Vietnam juga sangat antusias memproduksi dan memasarkan produk yang digadang-gadang akan menjadi tren di masa mendatang.

"Maka itu perlu ada insentif fiskal yang menarik agar investor lebih memilih menanamkan modal di Indonesia," ujar Soerjopranoto di Jakarta, Selasa (26/11).

Jika melihat kondisi sejauh ini, ia menilai Indonesia masih memiliki magnet yang cukup kuat.

Baca juga : Industri Otomotif Indonesia Dinilai Siap Masuk Fase Mobil Listrik

Ada banyak perusahaan otomotif terutama asal Jepang yang memilih Indonesia sebagai tujuan investasi.

"Berarti untuk mereka masih menarik. Tetapi ya jangan terlena karena negara-negara lain juga mengincar hal yang sama sekarang," tuturnya.

Toyota sendiri berkomitmen untuk terus berinvestasi di Indonesia karena sudah memiliki beberapa pabrik sebagai pusat produksi.

Jika kapasitas di pabrik-pabrik yang ada masih mencukupi untuk pengembangan mobil listrik, Soerjopranoto mengatakan pihaknya akan memaksimalkan fasilitas yang sudah ada.

"Tetapi kalau permintaan terus naik, investasi pasti akan dilakukan," tandas dia. (OL_7_

Berita Terkini

Read More

Poling

Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) menggunakan sistem zonasi menimbulkan polemik di tengah masyarakat. Setujukah Anda dengan kebijakan zonasi tersebut?





Berita Populer

Read More