Selasa 26 November 2019, 15:31 WIB

Ratusan Warga Tasikmalaya Terjangkit DBD

Adi Kristiadi | Humaniora
Ratusan Warga Tasikmalaya Terjangkit DBD

MI/Adi Kristiadi
Petugas melakukan pengasapan cegah demam berdarah dengue

 

RATUSAN  warga di Kota Tasikmalaya, Jawa Barat (Jabar) terjangkit demam berdarah dengue (DBD) dan lima diantaranya meninggal sejak awal bulan Juni hingga memasuki awal musim penghujan di November tahun ini.
 
"Memasuki awal musim penghujan pada November menyebabkan dua orang meninggal dunia dan puluhan lainnya masih perawatan di setiap Puskesmas maupun Rumah Sakit. Akan tetapi, warga yang tidak tertolong berasal dari Kecamatan Cibeureum dan Tawang. Namun, sebelumnya tiga orang positif terjangkit DBD dan nyawanya tidak bisa tertolong lagi," kata Kepala Dinas Kesehatan Uus Supangat, Selasa (26/11).

Uus mengatakan, kasus DBD memasuki awal musim hujan akan mengalami peningkatan dan sekarang ini telah dilakukan beberapa program terutama bagi masyarakat yaitu gerakan satu rumah satu jumantik (Giris) agar menekan jatuhnya korban jiwa yang disebabkan dari serangan nyamuk Aedes Aegypti.

"Kami meminta agar masyarakat harus tetap mewaspadai di awal pergantian musim, meski cuaca terkadang berubah datangnya panas hingga hujan yang bisa menyebabkan menjadi sarang nyamuk. Kesadaran masyarakat harus dilakukan melalui memelihara lingkungan agar tetap bersih, mengajak masyarakat menutup air, dan membersihkan jentik nyamuk di dalam bak," ujarnya.

Menurutnya, untuk endemis DBD di Kota Tasikmalaya selama ini masih tersebar di 10 Kecamatan mulai dari Tawang, Cihideung, Cipedes, Mangkubumi, Indihiang, Cibeureum, Tamansari, Purbaratu, Bungursari, dan Kawalu. Namun, sekarang ini terfokus di Kecamatan Tawang dan Cibeureum karena sudah ada dua orang meninggal dunia. (OL-11)

 

Berita Terkini

Read More

Poling

Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) menggunakan sistem zonasi menimbulkan polemik di tengah masyarakat. Setujukah Anda dengan kebijakan zonasi tersebut?





Berita Populer

Read More