Selasa 26 November 2019, 14:59 WIB

Timnas Balap Sepeda Tetap Targetkan Tiga Emas

Yakub Pryatama Wijayaatmaja | Olahraga
Timnas Balap Sepeda Tetap Targetkan Tiga Emas

ANTARA FOTO/Yusuf Nugroho
Pembalap sepeda Yavento Ditra berlaga di sebuah kejuaraan. Nomor downhill putra menjadi andalan Indonesia di SEA Games 2019.

TIM nasional (timnas) balap sepeda Indonesia bakal mengandalkan tiga nomor untuk meraih tiga medali emas yang ditargetkan di SEA Games 2019 Filipina. Ketiga nomor tersebut, yakni cross country putra, downhill putra, dan satu dari BMX putra.

Menurut pelatih timnas balap sepeda Indonesia, Dadang Haris Purnomo, kesempatan ketiga nomor tersebut cukup terbuka lantaran telah melalui persiapan secara matang dan rutin mengikuti beberapa event, seperti di kejuaraan balap sepeda Asia Series.

Downhill menjadi pegangan kami karena bisa meraih medali emas di Asian Games 2018 di nomor putra, sementara BMX  juga kami masih punya keunggulan dari Thailand,” tutur Dadang dalam acara pelepasan tim balap sepeda yang akan berlaga di Sea Games 2019, di Meradelima, Jakarta, Selasa (26/11).

Namun, Dadang mengaku Popo Ariyo Sejati dan kawan-kawan masih terkendala masalah adaptasi trek sebelum mentas di Filipina. Dadang menjelaskan bahwa Filipina telah menyiapkan trek sebaik-baiknya di nomor BMX untuk membaca kelemahan pembalap Indonesia.

“Di samping menjadi tuan rumah, Filipina juga punya sirkuit yang lancip dan berkarakter sehingga anak-anak terkendala adaptasinya,” ujar Dadang.

Dadang pun merasa waktu adaptasi tim BMX putra cukup mepet, sehingga membuatnya harus memutar otak untuk bisa mempelajari trek balapan.

“Semua negara belum sama sekali mencoba lintasan, kecuali Fiipina sudah menguasai sirkuit-sirkuit di SEA Games ini,” tuturnya.

“Apalagi sirkuit ini cukup berbeda dengan karakter pembalap kita dan sengaja dibuat spesial dibuat untuk tuan rumah serta mempunyai kesulitan yang cukup tinggi,” tambahnya.

Meski terbilang tak ideal, Dadang optimistis jika atlet andalannya di BMX I Gusti Bagus Saputra bisa meraih hasil terbaik di pesta olahraga terbesar se-Asia Tenggara itu.

Bagus sendiri mengaku terus mempelajari trek balapan di Filipina. Ia telah mendapatkan foto trek tersebut dan terus berlatih di pelbagai kota, seperti di Banyuwangi, dan Yogyakarta.

“Yang jadi masalah itu tempat duduk penonton katanya belum jadi. Tapi, satya tidak mau mengurusi itu. Saya ingin fokus adaptasi dengan memaksimalkan waktu yang diberikan panitia,” ujarnya.

Sementara itu, untuk nomor road race, Dadang telah menyiapkan Aiman Cahyadi dan kawan-kawan untuk melatih balapan di rute menanjak. Pasalnya trek yang akan digunakan di Filipina perlu dilakukan penyesuaian oleh pembalapnya yang mengandalkan climber.

Ketinggian trek lebih dari 2.000 meter dengan kemiringan mencapai 25 persen, Dadang mengharapkan tim BMX putra membuktikan dan mencapai peak performance-nya di SEA Games kali ini. (OL-09)

Berita Terkini

Read More

Poling

Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) menggunakan sistem zonasi menimbulkan polemik di tengah masyarakat. Setujukah Anda dengan kebijakan zonasi tersebut?





Berita Populer

Read More