Selasa 26 November 2019, 13:57 WIB

Gerindra: Cawagub Masih dari PKS, Pemilihan Mandek Lagi

Insi Nantika Jelita | Megapolitan
Gerindra: Cawagub Masih dari PKS, Pemilihan Mandek Lagi

MI/Insi Nantika Jelita
Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) DKI Jakarta dari Fraksi Partai Gerindra Syarif

 

ANGGOTA Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) DKI Jakarta dari Fraksi Partai Gerindra Syarif menegaskan harus ada nama calon wakil gubernur (cawagub) dari pihaknya. Ia mengatakan apabila cawagub masih dari Fraksi Partai Keadilan Sejahtera (PKS), proses pemilihan bakal mandek lagi.

Diketahui, Gerindra mengajukan empat nama cawagub yang nantinya akan dipilih oleh PKS. Namun, sampai saat ini, PKS belum memutuskan untuk menerima cawagub dari Gerindra.

"Kita tawarkan lah solusi alternatif. Kalau misalnya nama ini dipilih salah satu, saya yakin jalan. Tapi (kalau cawagub masih dari PKS), optimis mandek lagi," kata Syarif di Gedung DPRD DKI Jakarta, Selasa (26/11).

Adapun empat nama baru cawagub tersebut ialah Dewan Penasihat Gerindra Arnes Lukman, Waketum DPP Gerindra Ferry J Juliantono, Ketua DPP Gerindra Ahmad Riza Patria dan Sekda DKI Jakarta Saefullah.

Baca juga: PKS Diminta Pilih Salah Satu Cawagub Usulan Gerindra

Mereka bersaing dengan dua usulan cawagub dari PKS yakni, mantan Wakil Wali Kota Bekasi Ahmad Syaikhu dan Sekretaris Umum Dewan Pimpinan Wilayah PKS DKI Jakarta Agung Yulianto. Sudah setahun lebih proses pemilihan belum berjalan. Syarif pun menduga-duga alasan pemilihan bisa sampai molor.

"Pokoknya proses politiknya itu di permukaannya itu mandek. Penyebabnya bisa dua hal, karena calonnya dan komunikasi (lobby PKS)," jelas Syarif.

Syarif belum mengetahui sejauh mana proses PKS memilih empat cawagub dari Gerindra. Namun, ia mengatakan saat ini PKS sedang meniliti usulan cawagub itu.

"(Komunikasi) dengan Gerindra belum. Tapi, dari calon itu sudah lakukan penelitian. Tapi yang jelas (dua cawagub dari PKS) mandek. Mandeknya ya secara proses politik itu," pungkas Syarif.(OL-5)

Baca Juga

MI/Adi Kristiadi

Pembukaan Sekolah di Jakarta Tergantung Perkembangan Kasus

👤Putri Anisa Yuliani/Hilda Julaika 🕔Selasa 24 November 2020, 21:06 WIB
DKI menyebut berbagai persiapan dari sisi ketentuan prasarana dan sarananya sedang...
AFP

Kasus Baru Positif Korona di Jakarta Bertambah 1.015 Orang

👤Putri Anisa Yuliani 🕔Selasa 24 November 2020, 21:00 WIB
Adapun jumlah kasus aktif di Jakarta turun sebanyak 63 kasus, sehingga jumlah kasus aktif sampai hari ini sebanyak 8.559...
Antara/Akbar Nugroho

DPRD DKI Prediksi Ekonomi Jakarta Membaik di 2021

👤Hilda Julaika 🕔Selasa 24 November 2020, 20:43 WIB
Bangkitnya sektor pariwisata bisa meningkatkan pertumbuhan pajak hotel dan...

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya