Selasa 26 November 2019, 13:10 WIB

Investasi Industri di Karawang Ke Depan Diutamakan Robot

Cikwan Suwandi | Nusantara
Investasi Industri di Karawang Ke Depan Diutamakan Robot

Antara
Investasi di Kabupaten Karawang akan berubah dari sektor padat karya menjadi sektor manufaktur, dengan robot sebagai tenaga kerja.

 

DINAS Penanaman Modal Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Kabupaten Karawang, Jawa Barat memastikan investasi industri akan tetap menggeliat, meskipun upah minimum kabupaten (UMK) Tahun 2020 mencapai Rp4.594.324,54. Kepala DPMPTSP Karawang Dedi Achdiat menyatakan investasi industri Karawang akan beralih, dari  sebelumnya sektor industri padat karya atau tekstil sandang kulit (TSK), menuju industri manufaktur.

Hanya saja, lanjut Dedi, industri manufaktur yang berinvestasi akan lebih mengutamakan teknologi robot dengan jumlah tenaga kerja manusia jauh lebih sedikit.

"Kalau dari dokumen-dokumen perizinan saat ini, banyak perusahaan industri manufaktur yang lebih mengutamakan teknologi robot. Jumlah tenaga kerjanya pun tidak terlalu banyak," kata Dedi kepada Media Indonesia, Selasa (26/11/2019).

Sehingga untuk menjaga angka pengangguran, DPMPTSP bergeliat untuk menarik investasi di bidang barang dan jasa serta pariwisata. Dorongan itu pun dilakukan dengan penawaran sekitar proyek strategis nasional seperti kereta cepat dan pembangunan sesuai RDTR (rencana detail tata ruang).

"Barang dan jasa ini kita fokuskan ke wilayah sekitar kereta api cepat dan wilayah yang sesuai dengan RDTR seperti di Kecamatan engasdengklok dan sekitarnya," ungkapnya.

baca juga: Flores Timur Tergetkan Zero Stunting Pada 2022

Untuk daerah pariwisata, pengembangan itu dilakukan di wilayah yang telah memiliki potensi wisata. Seperti daerah Kecamatan Pangkalan dan Tegawaru, pesisir laut dan wisata religi.

"Tetapi untuk awal kita mendorong, pengelola wisata yang tidak memiliki izin untuk segera menyelesaikan perizinannya," pungkasnya. (OL-3)

 

Berita Terkini

Read More

Poling

Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) menggunakan sistem zonasi menimbulkan polemik di tengah masyarakat. Setujukah Anda dengan kebijakan zonasi tersebut?





Berita Populer

Read More