Selasa 26 November 2019, 12:35 WIB

Revitalisasi Stasiun Bekasi Dijadwalkan Rampung 2021

Gana Buana | Megapolitan
Revitalisasi Stasiun Bekasi Dijadwalkan Rampung 2021

ANTARA/Fakhri Hermansyah
Penumpang menunjuk jadwal keberangkatan Kereta Api (KA) jarak Jauh di Stasiun Bekasi, Jawa Barat.

 

KEMENTERIAN Perhubungan melalui Dirjen Perkeretaapian akan merevitalisasi Stasiun Bekasi pada akhir 2020. Pembangunan ditargetkan selesai pada Desember 2021.

“Ini sedang mulai persiapan pembangunan," ungkap Kepala Humas Dirjen Perkeretaapian Kemenhub Supandi, Senin (25/11).

Supandi mengatakan pembangunan tersebut memakan waktu selama dua tahun.

Jalur kereta di Stasiun Bekasi juga akan ada penambahan. Sebab, selain melayani penumpang kereta commuter line, di stasiun tersebut juga melayani penumpang kereta jarak jauh termasuk Kereta Cepat Jakarta-Surabaya.

“Sarana dan prasarana stasiun bakal lebih lengkap. Bahkan, luas area dua kali lipat lebih besar dari luas 1.515 meter menjadi 3.600 meter,” jelas dia.

Baca juga: ERP Diterapkan September 2020

Selain itu, Stasiun Bekasi akan dibangun menjadi dua lantai. Sarana dan prasarannya pun akan dilengkapi 12 unit tangga berjalan dan 6 unit lift penumpang khusus untuk difabel, ibu hamil, dan lansia.

“Di lantai dua, ada toilet, tempat ibadah, atau musala masing-masing dua unit ruangan,” ungkap Supandi.

Jalur kereta di Stasiun Bekasi juga ada penambahan. Sebab proyek pembangunan jalur double-double track (DDT) juga ikut dibangun.

Dua jalur commuter line, dua jalur untuk kereta jarak jauh, dan dua jalur untuk mainline. Sehingga total ada enam jalur.

“Metode kerja disusun sedemikian rupa dan bertahap, sehingga tidak mengubah pelayanan operasi kereta,” lanjut dia.

Kepala Bidang Perencanaan Badan Perencanaan dan Pembangunan Daerah (Bappeda) Kota Bekasi Erwin Guwinda menambahkan pemerintah saat ini sedang menyosialisasikan persiapan revitalisasi pada warga Kota Bekasi. Sebab, akan ada perubahan luar biasa selama pembangunan berlangsung.

“Kita sedang minta waktu 15 hari untuk sosialisasi,” tandas dia. (OL-2)

Berita Terkini

Read More

Poling

Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) menggunakan sistem zonasi menimbulkan polemik di tengah masyarakat. Setujukah Anda dengan kebijakan zonasi tersebut?





Berita Populer

Read More