Selasa 26 November 2019, 09:35 WIB

Jakpro akan Jelaskan Pembangunan Hotel di TIM pada DPRD

Putri Anisa Yuliani | Megapolitan
Jakpro akan Jelaskan Pembangunan Hotel di TIM pada DPRD

ANTARA FOTO/Muhammad Adimaja
Pekerja menyelesaikan pembangunan revitalisasi kawasan Taman Ismail Marzuki (TIM) di Jakarta, Senin (25/11/2019).

 

PT Jakarta Propertindo (Jakpro) akan menjelaskan kepada DPRD DKI perihal revitalisasi Taman Ismail Marzuki (TIM) yang saat ini sedang berjalan.

Penjelasan itu berkaitan dengan penolakan Wakil Ketua DPRD DKI Jakarta M Taufik terhadap pembangunan hotel bintang lima di TIM yang akan disebut dengan Wisma TIM.

"Nanti kita jelaskan saja kepada anggota DPRD termasuk ke Pak Taufik," kata Direktur Utama PT Jakpro Dwi Wahyu Daryoto ditemui di Jakarta, Senin (25/11).

Dwi optimistis revitalisasi TIM akan berjalan lancar dan tidak mendapat tentangan dari DPRD DKI.

"Karena yang mereka tolak kan hotel, bukan revitalisasi TIM secara keseluruhan. Harus dibedakan. Maka dari itu nanti kita jelaskan perannya di situ," tuturnya.

Baca juga: Anies Sebut Revitalisasi TIM untuk Skala Internasional

Pembangunan hotel, lanjut Dwi, sebagai upaya optimalisasi pemasukan serta optimalisasi ruang pameran bagi para seniman.

"Misalnya band-band, kelompok musik bisa bergiliran tampil di hotel. Lalu, kedua, lukisan-lukisan para seniman bisa dipajang di hotel, di kamar tamu, ketika ada yang berminat kan bisa dibeli. Itu yang kami sebut dengan optimalisasi," ungkapnya.

Pembangunan hotel tersebut juga sudah melalui konsultasi dari arsitek proyek TIM Andra Matin.

Direncanakan, revitalisasi TIM yang menelan dana Rp1,8 triliun akan selesai pada 2021.

Sebelumnya, Wakil Ketua DPRD DKI Jakarta M Taufik mendukung sikap para seniman yang menolak keberadaan hotel bintang lima di TIM.(OL-5)

Berita Terkini

Read More

Poling

Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) menggunakan sistem zonasi menimbulkan polemik di tengah masyarakat. Setujukah Anda dengan kebijakan zonasi tersebut?





Berita Populer

Read More