Selasa 26 November 2019, 08:33 WIB

Indonesia, Tuan Rumah Konvensi Minamata 2021

Theofilus Ifan Sucipto | Humaniora
Indonesia, Tuan Rumah Konvensi Minamata 2021

ANTARA FOTO/Muhammad Adimaja
Menteri LHK Siti Nurbaya Bakar

 

MENTERI Lingkungan Hidup dan Kehutanan Siti Nurbaya Bakar mengatakan pentingnya peran Indonesia dalam menjadi tuan rumah COP 4 Konvensi Minamata 2021. Konvensi tersebut bakal diikuti sejumlah negara sahabat dan membahas masalah merkuri.

"Bagi Indonesia penting menjadi tuan rumah di mana kompleksitas persoalan merkuri cukup tinggi," kata Menteri Siti saat menghadiri Konvensi Minamata di Jenewa, Swiss, Senin (25/11).

Siti menyebut merkuri menjadi perhatian serius negara-negara besar sejak 2015. Apalagi, lanjut dia, kasus merkuri bersumber dari penambangan emas skala kecil dan kebanyakan ilegal.

Baca juga: Tragedi Minamata Intai Pulau Buru

Presiden Jokowi, ungkap Siti, turut menaruh perhatian soal penyakit Minamata. Pada 2017, Kepala Negara memerintahkan mencegah dan mengatasi dampak merkuri.

"Ini sangat penting dalam rangka tekad pemerintahan Presiden Jokowi untuk lakukan pemulihan lingkungan," ujar Siti.

Politikus Partai NasDem itu yakin Indonesia mendapat banyak manfaat saat menjadi tuan rumah COP 4 Konvensi Minamata 2021. Dia berharap nantinya acara tersebut berjalan dengan baik di Indonesia.

"Indonesia akan memetik manfaat dari berbagai acara internasional yang dilangsungkan di Indonesia," pungkasnya.(OL-5)

Baca Juga

AFP/Lakruwan Wanniarachchi

Penelitian Covid-19, Indonesia Kerja Bareng Lembaga Sains Austral

👤Antara 🕔Selasa 14 Juli 2020, 21:20 WIB
Kemitraan ini akan mengacu pada respons covid-19 CSIRO, termasuk keahlian dalam membangun model pengujian vaksin, dan analisis...
Dok. Pribadi

Angka Stunting masih Tinggi, Konsumsi Suplemen Bisa Jadi Pilihan

👤Wisnu AS 🕔Selasa 14 Juli 2020, 21:12 WIB
Onoiwa dan Onoake, keduanya merupakan suplemen untuk mencegah stunting pada...
Antara

Peringatan! Zona Merah masih Tersebar di 55 Kabupaten/Kota

👤Ferdian Ananda Majni 🕔Selasa 14 Juli 2020, 21:03 WIB
Di akhir Mei zona merah (risiko tinggi) tersebar di 108 kabupaten/kota, kini per tanggal 12 Juli 2020 zona merah hanya tersebar di 55...

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya