Selasa 26 November 2019, 07:23 WIB

Trump Perkenalkan Conan, Anjing yang Berjasa Tewaskan Baghdadi

Basuki Eka Purnama | Internasional
Trump Perkenalkan Conan, Anjing yang Berjasa Tewaskan Baghdadi

AFP/JIM WATSON
Presiden Amerika Serikat Donald Trump (kiri) saat memperkenalkan Conan kepada wartawan Gedung Putih.

 

"JADI, ini Conan. Saat ini, dia adalah anjing paling terkenal di dunia."

Dengan melontarkan serangkaian pujian, Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump, Senin (25/11), mempernalkan Conan, anjing militer yang ambil bagian dalam razia yang menewaskan pemimpin Islamic State (IS) Abu Bakr al-Baghdadi.

"Conan melakukan aksi yang luar biasa," ujar Trump kepada wartawan Gedung Putih dalam sebuah upacara bersama Conan dan pawangnya.

"Dia sangat hebat, sangat cerdas," imbuh Trump yang didampingi Ibu Negara Melania dan Wakil Presiden Mike Pence.

"Anjing ini luar biasa. Conan sangat kuat. Tidak ada yang bisa macam-macam dengan Conan," tegasnya.

Baca juga: Trump Pecat Kasal AS

Menurut laporan AS terkait penyerangan terhadap Al-Baghdadi, bulan lalu, Conan sukses memojokkan pemimpin IS itu dalam sebuah terowongan buntu di tempat persembunyiannya di Suriah sebelum Al-Bahdadi meledakkan rompi bunuh diri yang dikenakannya, membunuh dirinya dan dua anaknya.

Conan sempat terluka dalam ledakan itu namun nampaknya telah sembuh total.

"Conan terluka serius, seperti Anda semua ketahui. Mereka sempat mengira dia tidak akan selamat. Namun, dia pulih dengan cepat dan telah ambil bagian dalam sejumlah razia penting," papar Trump.

"Saya cinta anjing ini," lanjut Trump sembari mengatakan Conan telah menerima medali dan sebuah plakat atas kerjanya.

Trump mengisahkan mengenai cedera yang dialami Conan ketika mengumumkan operasi terhadap Al-Baghdadi pada 26 Oktober lalu.

Dia bahkan membongkar identitas anjing itu yang sebenarnya merupakan rahasis dengan mencicitkan fotonya. (AFP/OL-2)

Berita Terkini

Read More

Poling

Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) menggunakan sistem zonasi menimbulkan polemik di tengah masyarakat. Setujukah Anda dengan kebijakan zonasi tersebut?





Berita Populer

Read More