Selasa 26 November 2019, 00:06 WIB

Teknologi Baru soal Plastik di Plastics and Rubber Indonesia

mediandonesia.com | Ekonomi
Teknologi Baru soal Plastik di Plastics and Rubber Indonesia

Dok. Pamerindo Indonesia
Pameran Plastics and Rubber Indonesia

 

SEKITAR 546 perusahaan dari 22 negara meramaikan Pameran Plastics and Rubber Indonesia ke-32 yang berlangsung di Jakarta International Expo (JIExpo) kemayoran, Jakarta, 20-23 November lalu.

Menurut data Kementerian Perindustrian, pertumbuhan industri plastik dan karet pada 2018 mencapai 6,92% dengan produksi sektor plastik sebesar 7,23 juta ton. Jumlah ini mengalami kenaikan dari tahun sebelumnya yakni sebesar 2,47%.

Saat ini terdapat 892 perusahaan kemasan plastik. Keseluruhannya menyerap sebanyak 177.300 tenaga kerja.

Event Director PT Pamerindo Indonesia, Maysia Stephanie, hampir semua negara yang datang sama dengan tahun lalu.

"Ini merupakan hasil yang bagus mengingat kondisi ekonomi global yang masih stagnan," ujarnya di Jakarta, belum lama ini.

Baca juga : Dua Pengembang ini Tawarkan Paket Bulan Madu di IPEX 2019

Karena itu, pihaknya tidak menetapkan target transaksi dalam pameran tersebut, Pamerindo hanya menjadi media perantara yang mempertemukan pelaku bisnis. Target utama pameran yaitu para pembeli lokal yang ingin mencari mesin dan teknologi terbaru.

Salah satu perusahaan yang mengikuti pameran itu yakni Milliken Holdings, Co, Limited. Perusahaan asal Amerika Serikat ini memiliki teknologi plastik transparan dan pewarnaan plastik.

Country Manager Chemical Division Milliken Holdings Co Limited Indonesia Representative Office Daniel Tanzil mengatakan, Milliken mengikuti pameran ini lebih mengutamakan teknologi baru dalam pengemasan plastik dan lebih transparan.

"Perusahaan yang sudah memakai teknologi Milliken yaitu Tupperware dan Lock and Lock," ungkap Daniel.

Ada pula Woojin Plaimm Co LTD sebagai perusahaan injection molding machine terbesar dari Korea Selatan. Assistant Chief Representative Indonesia Representative Office Woojin Plaimm Co Ltd Kwon Kyeongho mengatakan teknologi yang digunakan yaitu injection molding machine yang dapat mencetak plastik menjadi berbagai macam bentuk.

"Klien kami di Indonesia kebanyakan dari otomotif seperti Mitsubishi dan Honda," tutur Kwon.

Jika diakumulasikan, jumlah perusahaan yang sudah menggunakan mesin dan teknologi Woojin di Indonesia mencapai 97 perusahaan. Kelebihan mesin Woojin yaitu harganya terjangkau dan kualitasnya lebih baik sama dengan mesin dari Jepang. (RO/OL-7)

Berita Terkini

Read More

Poling

Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) menggunakan sistem zonasi menimbulkan polemik di tengah masyarakat. Setujukah Anda dengan kebijakan zonasi tersebut?





Berita Populer

Read More