Senin 25 November 2019, 17:15 WIB

Dukung Germas, Ibu-Ibu Indonesia Diajak Masak Makanan Bernutrisi

Mediaindonesia.com | Humaniora
Dukung Germas, Ibu-Ibu Indonesia Diajak Masak Makanan Bernutrisi

Ilustrasi
Dukung Germas, Ibu-Ibu Indonesia Diajak Masak Makanan Bernutrisi

 

PRODUSEN bumbu masakan, PT Ajinomoto Indonesia, melalui produk Masako, menggelar program undian berhadiah langsung bertajuk 'Banyak Masak Banyak Rejeki'.

Consumer Foods and Seasoning Department PT Ajinomoto Indonesia, Yani Herlyani, mengatakan, tujuan diselenggarakannya program ini agar konsumen, terutama kalangan ibu-ibu, semakin banyak memasak untuk keluarga mereka di rumah, tentu dengan menggunakan Masako.

"Memiliki rasa kaldu yang kuat, perpaduan tepat daging berkualitas dan rempah pilihan, menjadikan Masako sebagai bumbu kaldu nomor satu pilihan ibu Indonesia," ujar Yani dalam keterangannya di Jakarta, Senin (25/11).

Ia menambahkan, pihaknya juga mengajak kalangan ibu-ibu di Indonesia untuk mendukung program Gerakan Masyarakat Sehat (Germas) yang dicanangkan oleh pemerintah, dengan memasak masakan bernutrisi.

"Masako juga mendukung program pemerintah untuk membantu ibu-ibu di Indonesia memasak masakan bernutrisi menggunakan sayuran. Selain itu, kami juga memiliki beberapa inspirasi menu baru yang dapat dengan mudah diaplikasikan, yaitu dadar Masako dan nasi Masako, yang pastinya lezat dan bernutrisi," ungkapnya.

 

Baca juga:  PT PJB dan KLHK Ajak Anggota Pramuka Menjaga Lingkungan

 

Lebih lanjut, Yani mengatakan, program undian yang diluncurkan menyediakan banyak hadiah yang sangat menarik.

"Adapun hadiah yang disediakan antara lain 2 unit mobil Mitsubishi Xpander, 8 unit motor Honda ADV 150, uang tunai total Rp500 juta, voucer pulsa untuk 5000 pemenang, dan 5.000 renceng Masako," terangnya.

Menurut Yani, cara mengikuti undian kali ini sangat mudah, hanya dengan buka dan temukan kode unik atau hadiah langsung di dalam kemasan Masako 10 gram. Sementara, periode undian akan berlangsung mulai 1 Desember 2019 hingga 31 Mei 2020.

"Kami meminta konsumen untuk hati-hati terhadap penipuan, karena pemenang program ini tidak dipungut biaya apa pun," pungkas Yani. (RO/OL-1)

Berita Terkini

Read More

Poling

Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) menggunakan sistem zonasi menimbulkan polemik di tengah masyarakat. Setujukah Anda dengan kebijakan zonasi tersebut?





Berita Populer

Read More