Selasa 26 November 2019, 06:50 WIB

Pemerintah Diminta tidak Lanjutkan Penghapusan Amdal dan IMB

(Ind/H-3) | Humaniora
Pemerintah Diminta tidak Lanjutkan Penghapusan Amdal dan IMB

ANTARA FOTO/Wira Suryantala
Rencana reklamasi Teluk Benoa oleh PT.TWBI batal karena tidak bisa memenuhi kelayakan Amdal

 

KOALISI masyarakat dan penggiat lingkungan meminta pemerintah menghentikan rencana Kementerian Agararia dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) untuk menghapus analisis mengenai dampak lingkungan (amdal) dan izin mendirikan bangunan (IMB) dari daftar syarat yang dibutuhkan dalam proses pengurusan izin investasi.

Wahana Lingkungan Hidup Indonesia (Walhi) menilai wacana penghapusan kelengkapan regulasi tersebut mengabaikan aspek lingkungan dan menutup ruang partisipasi masyarakat terhadap proyek tertentu yang berdampak langsung pada lingkungan.

"Adanya amdal, masih banyak kasus pemrakarsa proyek tidak menjalankan apa yang ada di dalam dokumen. Kalau dihapuskan, kami khawatir kerusakan akan semakin masif," ujar Koordinator Edukasi Walhi Jawa Tengah, Abdul Ghofar, dalam acara temu media di kantor Walhi Nasional, Jakarta, Senin (25/11). Ia menambahkan, alasan pemerintah meniadakan Amdal dan IMB karena dianggap akan menghambat investasi tidak tepat.

Manajer dan Tata Ruang dan Sistem Informasi Geografis Walhi Ach Rozani mengatakan penyimpangan terhadap dokumen dilakukan pada tahap pelaksanaan setelah izin lingkungan dikeluarkan. (Ind/H-3)

Baca Juga

ANTARA/Indrianto Eko Suwarso

Iluni UI: UI Watch bukan Sikap Resmi Kami

👤 Indriyani Astuti 🕔Senin 06 Juli 2020, 08:12 WIB
Dari sisi organisasi, tujuan, maupun kegiatan, UI Watch tidak terkait secara struktur dan bukanlah sikap resmi dari Iluni...
MI/SUMARYANTO

Pelibatan Ormas Islam dalam Sertifikasi Halal Untungkan UMKM

👤Cahya Mulyana 🕔Senin 06 Juli 2020, 07:51 WIB
Pendelegasian kewenangan kepada ormas-ormas Islam berbadan hukum diharapkan proses sertifikasi halal bisa lebih efisien baik dari segi...
MI/RENDY FERDIANSYAH

Halangi Penyidikan Tambang Ilegal, Kepala Desa Jadi Tersangka

👤Ferdian Ananda Majni 🕔Senin 06 Juli 2020, 07:45 WIB
Saat petugas akan melakukan penyitaan terhadap barang bukti berupa 3 alat berat Excavator (PC), kepala desa itu bersama puluhan warga...

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya