Senin 25 November 2019, 18:59 WIB

Indonesia Minta AS Buka Pasar Nanas Indonesia

Andhika prasetyo | Ekonomi
Indonesia Minta AS Buka Pasar Nanas Indonesia

MI/ Ramdani
Jerry Sambuaga

 

PEMERINTAH mendorong Amerika Serikat (AS) membuka pasar untuk produk nanas Tanah Air.

Permintaan tersebut disampaikan saat Wakil Menteri Perdagangan Jerry Sambuaga menyambangi United States Department of Agriculture di Washington DC, AS.

Saat ini, setiap tahun, 'Negeri Paman Sam' rata-rata mengimpor nanas satu juta ton. Dari jumlah itu, tidak ada sama sekali produk yang berasal dari Indonesia.

Padahal, para petani lokal mampu menghasilkan 1,39 juta ton nanas per tahun.

"Maka itu kami minta pasar untuk nanas dari Indonesia dibuka dan mereka merespon dengan baik," ujar Jerry di kantornya, Jakarta, Senin (25/11).

 

Baca juga: Indonesia-Korsel Rampungkan Perundingan IK-CEPA

 

Produk pertanian dari negara tropis seperti Indonesia akan menambah keragaman pilihan bagi konsumen AS.

Selama ini, 86% nanas yang dipasok ke AS berasal dari Kosta Rika. Volume tersebut setara US$750 juta.

Sebelumnya, Indonesia memang mengalami kesulitan mengirimkan nanas ke AS karena faktor analisis risiko pestisida.

"Tetapi sekaramg semua sudah bisa ditangani. Kita sudah siap kalau mau ekspor. Dari segi kualitas, nanas kita tidak kalah dengan nanas Amerika Latin," ujar politisi Partai Golkar itu. (OL-8)

Baca Juga

Antara/Aditya Pradana Putra

Pendaftar Capai 414 Ribu, Sisa Kuota Prakerja Kurang dari 50%

👤M Ilham Ramadha 🕔Sabtu 08 Agustus 2020, 20:45 WIB
Saat ini verifikasi data peserta pelatihan tidak lagi menggunakan swafoto. Peserta hanya perlu memasukkan Kartu Keluarga (KK) dan Nomor...
Dok. Pribadi

Mentan: Sekolah Lapangan untuk Tingkatkan Kesejahteran Petani

👤Mediaindonesia.com 🕔Sabtu 08 Agustus 2020, 19:41 WIB
Sekolah Lapang Integrated Participatory Development Management Irrigation Program (SL IPDMIP) digelar agar para petani mampu meningkatkan...
Antara/Aditya Pradana Putra

Hindari Krisis Berkelanjutan, Sektor Keuangan Wajib Dijaga

👤M. Ilham Ramadhan Avisena 🕔Sabtu 08 Agustus 2020, 19:20 WIB
“Krisis pada tahun ini berbeda dengan 98 atau 2008 atau krisis kecil pada 2013. Karena 3 masa krisis itu datang dari sektor keuangan....

Berita Terkini

Selengkapnya

Top Tags

BenihBaik.com

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya