Senin 25 November 2019, 18:30 WIB

Gelar Munas, REI Diminta Tetap Jaga Soliditas

Ahmad Punto | Ekonomi
Gelar Munas, REI Diminta Tetap Jaga Soliditas

Dok REI
Ketua Umum DPP REI 2016-2019 Soelaeman Soemawinata

 

PERSATUAN Perusahaan Realestat Indonesia (REI) akan menggelar Musyawarah Nasional (Munas) REI ke-16 di Hotel Intercontinental, Pondok Indah, Jakarta, 26-28 November 2019. Pesta demokrasi organisasi perusahaan realestat tertua dan terbesar itu dijadwalkan bakal dibuka Presiden RI Joko Widodo, Rabu (27/11).

Ketua Umum DPP REI Soelaeman Soemawinata mengatakan munas merupakan event terbesar dan forum tertinggi organisasi REI dalam menyusun kembali orientasi organisasi untuk tiga tahun ke depan. Selain itu, munas juga akan memilih nahkoda REI untuk periode 2019–2022.

Ia menambahkan Munas REI kali ini sengaja mengangkat tema 'Menata kembali regulasi dan kebijakan yang mendukung program pembangunan perumahan rakyat dan bertumbuhnya industri properti.

"Alasannya, REI mengharapkan pemerintah dapat menyusun regulasi yang mendukung aktivitas industri properti sehingga dapat berjalan dengan lebih baik, tumbuh dengan positif, dan memberikan dampak secara agregrat terhadap perekonomian nasional," tutur Eman, sapaan akrab Soelaeman, dalam siaran pers, Senin (25/11).

Menurutnya, selama tiga tahun terakhir, DPP REI sudah maksimal menjadikan REI sebagai organisasi yang berwibawa di depan seluruh stakeholder dan melayani semua kepentingan anggota, serta menjadi barisan terdepan dalam mendukung pembangunan perumahan nasional.

"Namun tentunya masih ada beberapa hal yang mungkin belum tuntas terlaksana, sehingga kita ingin menjadikan munas ini sebagai momentum untuk lebih meningkatkan kualitas organisasi di masa mendatang," tegas Eman.

Poin penting lain, pesan Eman, seluruh anggota REI agar tetap menjaga soliditas organisasi. Seperti lazimnya dalam penyelenggaraan munas dan pemilihan ketua umum, dinamika yang berlangsung terkadang memunculkan rivalitas antarpendukung calon ketua umum.

Ia mengingatkan bahwa sejak berdiri pada 1972, REI sudah menyelenggarakan munas sebanyak 15 kali, dan tidak pernah sekalipun REI terpecah, malah semakin solid dan membesar.

"Saya berharap pada Munas REI ke-16 ini pun demikian, rivalitas yang muncul biarlah menjadi bunga-bunga demokrasi dalam organisasi kita yang akan memperindah kesolidan REI," kata dia.

Sementara itu, Ketua Panitia Penyelenggara Munas REI ke-16, Djoko Slamet Utomo mengatakan munas akan dihadiri 1.500 peserta. Terdiri dari 1.200 anggota REI dari seluruh Indonesia dan 300 undangan dari stakeholder pembangunan perumahan baik dari kalangan pemerintah, perbankan, akademisi, dan para mitra bisnis.

"Pembukaan munas akan diadakan pada hari kedua yang dijadwalkan dibuka secara resmi oleh Presiden Joko Widodo,” ungkap Djoko dalam siaran persnya yang sama.

Ia mengatakan, rangkaian kegiatan munas juga akan diisi seminar  dengan topik 'Menata regulasi pembangunan perumahan yang berkeadilan dan berkelanjutan”. Pembicaranya antara lain Menteri Keuangan Sri Mulyani, Menteri PPN/Kepala Bappenas Suharso Monoarfa, Menteri PUPR Basuki Hadimuljono dan Menteri ATR/Kepala BPN Sofyan Djalil.

Setelah sidang-sidang, di hari ketiga menjadi puncak kegiatan munas dengan agenda pemilihan ketua umum DPP REI periode 2019-2022. (RO/X-12)

Berita Terkini

Read More

Poling

Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) menggunakan sistem zonasi menimbulkan polemik di tengah masyarakat. Setujukah Anda dengan kebijakan zonasi tersebut?





Berita Populer

Read More