Senin 25 November 2019, 12:37 WIB

Kelistrikan di Lampung Masih Harus Ditingkatkan

mediaindonesia.com | Politik dan Hukum
 Kelistrikan di Lampung Masih Harus Ditingkatkan

Istimewa/DPR
Wakil Ketua Komisi VII DPR RI Alex Noerdin.

 

WAKIL Ketua Komisi VII DPR RI Alex Noerdin memaparkan sistem kelistrikan di Provinsi Lampung masih harus ditingkatkan. Pernyataan tersebut disampaikan usai melakukan kunjungan ke Pembangkit Listrik Tenaga Uap (PLTU) Tarahan Lampung serta berdiskusi dengan jajaran pimpinan PT. PLN Lampung di Bandar Lampung, Jumat (22/11).

Menurut Alex, sistem kelistrikan di Lampung memang memiliki banyak pembangkit, namun kapasitasnya masih kecil dan belum efisien, bahkan beberapa ada yang rusak.

"Berdasarakan tinjauan tadi, keandalan listrik di Lampung yang diyakini masih harus ditingkatkan lagi. Karena Lampung banyak pembangkit tapi kecil-kecil tidak efisien, beberapa ada yang rusak," ungkap Alex.

Terlebih lagi bahan bakar pembangkit listrik di Lampung didatangkan dari jauh, ini yang membuatnya tidak efisien dan rentan. "Bahan bakarnya didatangkan dari tempat jauh ratusan kilo meter yaitu dari Bukit Asam. Jadi keandalannya ini yang harus lebih diperhatikan lagi," ujar Alex.

PLTU Tarahan Lampung Selatan terbagi menjadi 4 unit. PLTU unit 3 dan 4 beroperasi pada Maret 2008, namun pada 2012 unit tersebut mengalami kerusakan sehingga Lampung mengalami pemadaman bergilir. Kondisi ini kembali terjadi pada September 2018, karena PLTU Taharan unit 4 mengalami gangguan dan terjadi defisit sekitar 172 MW.

Kondisi tersebut mengakibatkan pasokan kelistrikan Lampung terganggu karena beban puncak sistem kelistrikan di Lampung Selatan sebesar 1.005 MW dengan daya yang mampu ditanggung 671 MW dan sisanya sebesar 335 ditransfer dari Sumatera Selatan. (OL-09)

Berita Terkini

Read More

Poling

Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) menggunakan sistem zonasi menimbulkan polemik di tengah masyarakat. Setujukah Anda dengan kebijakan zonasi tersebut?





Berita Populer

Read More