Senin 25 November 2019, 11:34 WIB

Guru di Sorong Belum Terima Jatah Beras

Bayu Anggoro/ Martinus Solo/Lina Herlina | Humaniora
Guru di Sorong Belum Terima Jatah Beras

Antara
Gubernur Jabar Ridwan Kamil, dalam peringatan Hari Guru Nasional di Bandung, Senin (25/11).

 

Sejumlah daerah di Tanah Air menggelar peringatan Hari Guru Nasional, Senin (25/11). Namun sejumlah guru sekolah menengah atas (SMA) maupun sekolah menengah kejuruan (SMK) di Kabupaten Sorong, Papua Barat, tidak merasakan indahnya hari guru itu, lantaran hingga saat ini belum menerima jatah beras November.  

Sedangkan di Bandung, Jawa Barat (Jabar), orang nomor satu di Tanah Pasundan, Ridwan Kamil berjanji akan menggratiskan sumbangan pembinaan pendidikan (SPP) bagi seluruh siswa SMA/SMK negeri, sedangkan untuk swasta akan diberikan bagi keluarga yang tidak mampu.

Informasi yang didapat Media Indonesia di Sorong, papua Barat mengungkapkan, jatah beras untuk guru kerap terlambat, akibatnya tidak sedikit guru terpaksa merogoh kocek lainnya untuk membeli beras.  

''Kami peringati hari guru nasional namun terkendala jatah beras sering terlambat diberikanâ,'' Keluh Ibu Merry salah seorang guru SMK Imanuel Kota Sorong, Papua Barat, ketika ditemui di depan Kantor Walikota Sorong,Senin,(25/11).

Menurutnya, seringkali sebenarnya beras sudah ada di Bulog Sorong  tetapi terkendala belum ada surat perintah dari Dinas Pendidikan Papua Barat,sehingga pihak Bulog Sorong tidak bisa mengeluarkan jatah beras untuk guru-guru SMA dan SMK.

Di Bandung, bentuk keseriusan dalam memberikan jaminan pendidikan kepada setiap warga negara, Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jabar menggulirkan program SPP gratis untuk pelajar SMA/SMK.

"Tahun depan ada SPP gratis, tahun sebelumnya tidak ada," kata saat peringatan Hari Guru Nasional tingkat provinsi, di Bandung, Senin (25/11)

Meski tidak merinci jumlah anggarannya, Emil menyebut rencana ini sudah hampir pasti karena tinggal menunggu pengesahan dalam rapat paripurna DPRD Provinsi Jawa Barat. "Insya Allah, tunggu ketuk palu," katanya.

Sementara itu, peringatan Hari Guru Nasional di daerah lainnya di Indonesia, mayoritas digelar secara serimonial. Seperti di Kota Makassar, Pejabat Wali Kota Makassar, Iqbal Suhaeb membacakan pidato tertulis Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) Nadiem Anwar Makarim. (OL-11)

 

Berita Terkini

Read More

Poling

Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) menggunakan sistem zonasi menimbulkan polemik di tengah masyarakat. Setujukah Anda dengan kebijakan zonasi tersebut?





Berita Populer

Read More